Kenaikan Muka Air Laut NTB
Mataram Bangun Riprap Anti Abrasi Rp145 Miliar di Sepanjang Garis Pantai
Pemkot Mataram merencanakan pembangunan riprap sepanjang 9 km senilai Rp145 miliar untuk mengatasi abrasi.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Pemkot Mataram merencanakan pembangunan riprap sepanjang 9 km senilai Rp145 miliar untuk mengatasi abrasi.
- Empat titik pantai yang dinilai mendesak ialah Pantai Bintaro, Pondok Prasi, Mapak, dan Tanjung Karang, dengan realisasi anggaran masih menunggu keputusan waktu pelaksanaan.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Selain merelokasi warga pesisir ke Rusunawa dan Huntara, Pemkot Mataram berencana membangun riprap (pelindung batu) untuk mengatasi abrasi di sepanjang 9 km garis pantai.
Pengajuan proposal pembangunan riprap senilai Rp145 miliar sudah mendapat lampu hijau dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
"Satu bulan lalu kita sudah diundang ke Bapeda Provinsi (NTB) untuk memutakhirkan data-data usulan daerah ke pusat. Dan di dalam (rapat) online dengan Bappenas, sudah menjadi catatan. Artinya, data kita sudah masuk. Akan tetapi kapan dikerjakan masih menunggu waktu," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning, Minggu (20/7/2025).
Menurut Lale, Bappenas telah memberikan sinyal positif terhadap proposal tersebut. Bahkan saat ini, proposal pembangunan riprap milik Pemkot Mataram sudah tercatat dalam database Bappenas.
“Dalam rapat itu, proposal kita sudah menjadi catatan mereka. Artinya, data kita sudah masuk ke dalam database,” katanya.
Ia menambahkan, masuknya data ke dalam sistem Bappenas menjadi pertanda positif bahwa Kementerian PUPR memberikan respon terhadap usulan tersebut.
"Karena data sudah masuk database, mudah-mudahan realisasi pembangunan riprap bisa tahun ini atau tahun depan. Karena kalau di tahun depan, harga satuannya akan berbeda lagi. Masuk ke database mereka sedikit pertanda baiklah," tutur Lale.
Baca juga: EKSKLUSIF - Daratan Mataram Mulai Tenggelam: Kisah Mereka yang Rumahnya Digulung Ombak
Dari catatan Dinas PUPR Kota Mataram, terdapat empat titik garis pantai yang masuk kategori mendesak untuk segera dibangun riprap. Keempat titik tersebut adalah Pantai Bintaro, Pantai di Pondok Prasi, Pantai Mapak, dan Pantai Tanjung Karang.
"Empat titik ini urgent semua, ada yang panjangnya 100 meter, bahkan 200 meter, bervariasi. Jika anggaran Rp 145 miliar diterima jumlah pembagiannya bermacam-macam, bukan Rp 145 miliar dibagi 4, bukan," jelas Lale.
Menurut Lale, pihaknya belum mengetahui apakah Kementerian PUPR akan mengalokasikan anggaran Rp145 miliar langsung untuk empat titik sekaligus, atau malah secara bertahap.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ABRASI-PANATAI-mataram-454.jpg)