Penemuan Mayat di Lombok
Mayat Ditemukan di Sungai Narmada Lombok Barat Ternyata Pemuda Asal Garut
Mayat pria yang ditemukan di Sungai Remeneng, Narmada akhirnya teridentifikasi sebagai Riski Riswandi (22), warga Garut.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Mayat pria yang ditemukan di Sungai Remeneng, Narmada akhirnya teridentifikasi sebagai Riski Riswandi (22), warga Garut.
- Polisi juga menemukan sepeda motor diduga milik korban di dekat lokasi, sementara penyelidikan berlanjut meski keluarga menolak autopsi.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Misteri penemuan mayat pria di aliran Sungai Remeneng, Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, mulai terkuak.
Polisi mengidentifikasi korban sekaligus menemukan sepeda motor yang diduga milik korban tidak jauh dari lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Riski Riswandi (22), warga Kampung Cigerut, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Penemuan jasad bermula saat seorang warga, Rendi Juliansyah, melintas di sekitar sungai pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 06.30 WITA, saat hendak menjemput anaknya pulang mengaji. Ia melihat benda mencurigakan di tengah aliran air, yang setelah didekati ternyata merupakan tubuh manusia.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Batu Kuta Selatan, Maryadi Idris, dan diteruskan kepada aparat desa serta pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan Polsek Narmada yang dipimpin Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan turun ke lokasi sekitar pukul 07.30 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami menerima laporan warga terkait temuan jasad di Sungai Remeneng. Personel langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi,” ujar AKP I Kadek Ariawan, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Warga Lihat Mobil Brio Putih Terparkir di TKP Sebelum Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong
Petugas kemudian mengevakuasi korban ke UGD Puskesmas Narmada. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang di kantong korban, di antaranya uang tunai Rp22 ribu, kacamata, serta beberapa jenis obat seperti Fridep Sertaline, alprazolam, dan obat lainnya tanpa merek.
Hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis menunjukkan adanya luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal kurang dari 12 jam sebelum ditemukan.
Sekitar pukul 13.50 WITA, warga kembali melaporkan temuan sepeda motor di aliran sungai yang tidak jauh dari lokasi penemuan jasad. Kendaraan tersebut berupa Yamaha Mio warna merah marun dengan nomor polisi DR 4495 LE.
“Kami juga menemukan sepeda motor yang diduga milik korban, di aliran sungai tidak jauh dari TKP. Kendaraan sudah diamankan untuk proses penyelidikan,” kata Ariawan.
Sepeda motor tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Narmada untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lanjutan. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PENEMUAN-MAYAT-DI-NARMADA-2026.jpg)