Minggu, 31 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Lombok Timur

Kisah Nenek 90 Tahun Selamat dari Puting Beliung di Lombok Timur

Nenek 90 tahun di Desa Menceh, Lombok Timur, selamat saat angin puting beliung merusak parah rumahnya.

Tayang:
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Rozi Anwar
BENCANA - Papuk Serim, nenek berusi 90 tahun terbaring menghadap rumahnya di Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur pada (12/1/2026). Ia selamat dari reruntuhan rumah saat angin putung beliung menerjang. 

Ringkasan Berita:
  • Bencana tersebut merusak puluhan rumah, namun keselamatan sang nenek menjadi simbol harapan bagi warga.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kisah muncul di tengah duka bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada (11/1/2026).

Papuk Serim yang telah menginjak usia 90 tahun, berhasil menyelamatkan diri meski rumahnya rusak dan tidak layak ditempati.

Siang hari itu tepat sekitar jam 13:00 lebih langit di atas Desa Menceh mendadak berubah mendung disertai rintik hujan.

Siang itu mendadak datangnya angin puting beliung yang berputar hebat. Dalam hitungan detik, atap-atap rumah warga beterbangan dan pepohonan besar tumbang.

Di dalam sebuah rumah sederhana yang sudah renta dimakan usia, Papuk Serim waktu itu sedang beristirahat sendirian di dalam kamarnya. 

Saat pusaran angin menghantam dinding rumahnya, nenek tersebut keluar sambil berkata siapa yang ngerusak rumahnya.

Salah satu anggota keluarga Serim, Maini Hariyati mengaku ketika bangunannya terlihat runtuh, sang nenek berhasil keluar duduk di depan pintu. Kayu-kayu atap dan genteng berjatuhan tepat di sekelilingnya, namun secara ajaib, tidak ada satu pun puing berat yang menghantam tubuh renta nya.

Warga yang datang sesaat setelah badai mereda terkejut menemukan rumah sang nenek sudah rusak dibagian atas.

"Kami mengira beliau tidak selamat karena kondisi rumahnya yang parah. Tapi saat kami sudah mulai sadar ternyata beliau selamat," kata Maini saat ditemui pada Senin (12/1/2026).

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Desa Menceh Lombok Timur, 40 KK Terdampak

Maini mengaku sampai saat dirinya tetap mengasuh sang nenek, karena tidak memiliki anak  satu pun.

"Dari tadi malam dia langsung kami ungsikan ke sini, nenek ini tidak punya anak, cuma kami sebagai anak-anak dari saudaranya yang mengasuhnya," ucapnya.

Kepala Desa Menceh Idrus mengonfirmasi bahwa terjangan angin puting beliung ini menyebabkan puluhan rumah rusak berat dan ringan. 

Namun, kisah keselamatan sang nenek menjadi simbol harapan bagi warga desa yang kini tengah bergotong-royong membersihkan sisa-sisa bencana.

"Ya saat ini warga mulai memperbaiki rumahnya yang rusak ringan, dan yang rusak parah kita masih menunggu dari pemerintah kabupaten," jelas Idrus.

Saat ini, nenek tersebut telah dievakuasi ke rumah anak misannya yang dekat dari rumahnya. Meski kehilangan tempat tinggal, keluarga merasa sangat bersyukur karena nyawa sang nenek tetap terjaga di usianya yang hampir seabad.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved