Jumat, 10 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Bocah 4 Tahun di Lombok Timur Hanyut di Saluran Drainase

Bocah 4 tahun, M. Azril Filah Busairi, dilaporkan hanyut di drainase depan SDN 1 Selong, Lombok Timur, saat bermain hujan.

Editor: Idham Khalid
Humas SAR Mataram
BOCAH HANYUT - Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di drainase depan SDN 1 Selong, Lombok Timur, untuk mencari bocah 4 tahun yang dilaporkan hanyut, Selasa (24/02/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan, aparat, dan masyarakat masih melakukan pencarian korban dengan penyisiran sepanjang aliran drainase.

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - M. Azril Filah Busairi, bocah berusia 4 tahun dilaporkan hanyut di drainase depan SDN 1 Selong, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (24/02/2026).

Anak yang merupakan warga Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Selong, diduga terseret arus saat bermain hujan di pinggiran drainase.

Kepala Kantor SAR Mataram melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima pada pukul 09.10 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.49 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait.

"Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran sepanjang aliran drainase serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut," ungkap M. Darwis dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Guru SD di Lombok Barat Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam saat Mancing

Hingga saat ini, korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP), dan operasi SAR terus dilakukan secara maksimal oleh Tim SAR Gabungan.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Rescuer Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Babinsa Selong, Bhabinkamtibmas Selong, Damkarmat Lotim, BPBD Lotim, Polres Selong, serta masyarakat setempat. Semua pihak bekerja sama untuk segera menemukan bocah malang tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang dapat membantu tim SAR, sambil berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Waspada Cuaca Ekstrem NTB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi peningkatan cuaca ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 22–27 Februari 2026.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul kondisi atmosfer yang saat ini mendukung terbentuknya awan konvektif serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah NTB.

BMKG menjelaskan, beberapa faktor menjadi pemicu cuaca ekstrem ini. Pertama, aktivitas gelombang atmosfer seperti MJO, Kelvin, dan Low Frequency saat ini terpantau aktif di wilayah NTB.

Selain itu, pertemuan arah angin serta perlambatan kecepatan angin di sekitar NTB turut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan.

Kondisi kelembapan udara yang cenderung tinggi di berbagai lapisan atmosfer juga mendukung terbentuknya hujan lebat, terutama di wilayah dataran dan pegunungan.

BMKG memprediksi, hujan sedang hingga sangat lebat akan terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota NTB, termasuk Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved