NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pertamina Patra Niaga Tambah Stok LPG 3 Kg, Antisipasi Kelangkaan Saat Musim Tanam di NTB

Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram untuk memastikan stok LPG tetap aman memasuki musim tanam bulan ini.

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Laelatunniam
DOK. PERTAMINA
Sejumlah pegawai sedang melakukan pengisian gas LPG 3 Kg 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram dibeberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB).  Sebagai upaya memastikan stok LPG tetap aman memasuki musim tanam bulan ini.

Pasalnya petani bawang merah di wilayah NTB mulai beralih dari mesin air berbahan bakar minyak, menjadi bahan bakar gas.

Selain untuk mendukung konversi petani bawang, penambahan tersebut juga untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat untuk kebutuhan yang lain.

Area Manager Comm, Rel dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menerangkan, penambahan fakultatif merupakan upaya untuk mengamankan ketahanan stok dengan melihat situasi perkembangan kebutuhan di lapangan.

“Apabila terdapat kebutuhan tambahan maka akan diberikan, namun jika kondisinya masih aman akan dijadikan stok, selain dilakukan guna menambah rasa aman dan nyaman masyarakat," kata Ahad, Jumat (26/7/2024).

Penambahan pasokan tersebut dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat total sebanyak 5.920 tabung, Kabupaten Sumbawa 24.040 tabung.

Kemduian di Kabupaten Dompu 11.760 tabung, Kota Bima 7.640 tabung dan Kabupaten Bima 14.520 tabung.

Besaran tambahan ini sendiri sekitar 175-200 persen dari alokasi harian per wilayah.

Meski demikian ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih.

Ia juga mengimbau masayarakat membeli di Pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan Harga Eceran Tertinggi Rp 18 ribu.

“Tak bosan-bosannya kami mengingatkan kepada masyarakat agar membeli LPG 3kg di Pangkalan Resmi. Gubernur menetapkan subsidi harga LPG, agar masyarakat yang berhak dapat membeli dengan harga terjangkau, tapi hal ini dimanfaatkan untuk meraup keuntungan oleh pengecer. Kami juga merasa sangat disayangkan menambah tabung apabila masih dinikmati oleh pengecer,” tambahnya

Sebagaimana kita ketahui bersama, penggunaan LPG 3kg telah diatur oleh pemerintah, yakni konsumen rumah tangga dan usaha mikro.

“Sektor pertanian bawang merah di beberapa wilayah NTB sebagai bagian dari usaha mikro juga dilakukan upaya penebalan stok LPG 3kg, terlebih salah satunya dengan kondisi petani saat ini yang sudah mulai konversi mesin air ke LPG. Untuk mengetahui pangkalan resmi terdekat silakan telepon Call Center Pertamina 135,” pungkas Ahad.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved