Tahun Baru Islam
Doa Bulan Suro Lengkap: Makna, Amalan Sunnah, dan Contoh Doa yang Dianjurkan dalam Tradisi Islam
Doa bulan Suro lengkap dengan makna, amalan sunnah, dan contoh doa yang dianjurkan menurut ajaran dan tradisi Islam.
TRIBUNLOMBOK.COM - Bulan Suro atau Muharram dalam kalender Hijriah dikenal sebagai bulan penuh makna spiritual bagi umat Islam.
Banyak amalan sunnah yang dianjurkan, termasuk membaca doa-doa khusus.
Artikel ini membahas makna bulan Suro, amalan yang bisa dilakukan, serta contoh doa yang bisa dipanjatkan selama bulan mulia ini.
Terdapat anjuran bagi Muslim untuk membaca doa akhir dan awal tahun menyambut Tahun Baru Islam 1447 H.
Tahun Baru Islam adalah pergantian tahun dalam perhitungan kalender Hijriah yang diambil dari momen hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.
Oleh karenanya, Tahun Baru Islam juga dikenal sebagai Tahun Baru Hijriah.
Berbeda dengan perhitungan kalender Masehi yang menggunakan matahari sebagai patokan pergantian hari, kalender Hijriah menggunakan patokan bulan.
Dengan demikian, Tahun Baru Hijriah 1447 H jatuh pada Kamis (26/6/2025) petang atau selepas magrib.
Doa akhir tahun dan doa awal tahun
Doa akhir tahun biasanya dilantunkan menjelang waktu Magrib pada tanggal 30 Zulhijah, yang pada tahun ini jatuh pada Kamis 26 Juni 2025.
Sementara itu, doa awal tahun dibaca setelah Magrib pada 1 Muharam, sesuai dengan sistem kalender Hijriah yang dimulai sejak terbenamnya Matahari.
Baca juga: Prediksi Skor RB Salzburg vs Real Madrid FIFA Club World Cup 2025 Jumat 27 Juni 2025 Jam 08.00 WIB
Umat Islam sangat dianjurkan untuk membaca doa akhir dan awal tahun sebagai permohonan ampunan dosa yang telah lalu dan limpahan rahmat di masa yang akan datang.
Berikut ini lafal doa akhir tahun dan awal tahun:
Doa Akhir Tahun
Doa awal tahun dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ilustrasi-berdoa-25012024.jpg)