Mengenal Burung Sriti, Penghuni Lama di Wisata Air Terjun Goa Sriti
Sebelum Air Terjun Goa Sriti dikenal luas sebagai destinasi wisata yang memikat di Lombok Tengah, tempat ini lebih dulu menjadi rumah bagi burung srit
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sebelum kawasan Air Terjun Goa Sriti dikenal luas sebagai destinasi wisata yang memikat di Lombok Tengah, tempat ini lebih dulu menjadi rumah bagi kawanan burung sriti.
Burung kecil yang lincah ini dulunya bersarang di dalam gua yang kini menjadi bagian dari daya tarik wisata, membangun sarangnya di celah-celah batu gua yang lembap dan terlindung.
Burung sriti dikenal sebagai burung pemakan serangga yang aktif berburu di udara.
Makanan mereka sangat mudah ditemukan di sekitar gua dan air terjun yang kaya akan ekosistem serangga kecil.
Pola terbangnya yang cepat dan kemampuan menyambar mangsa di udara membuat burung ini begitu mengagumkan untuk diamati.
Tak heran bila banyak yang kemudian tertarik memelihara atau membudidayakan sriti.
Tak sedikit orang yang masih keliru menyamakan sriti dengan burung walet.
Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Sriti berukuran lebih kecil, dengan ekor panjang dan runcing. Sarangnya dibuat dari bahan alami seperti lumut, daun, dan rumput, direkatkan dengan air liur, menciptakan tampilan sarang yang kehijauan atau kecokelatan.
Sementara walet, yang lebih dikenal karena sarangnya yang bernilai ekonomi, membangun sarang dari air liur murni berwarna putih.
Burung sriti dulunya menjadi pemandangan yang akrab di dalam Gua Sriti.
Menurut penuturan Kepala Desa Lantan, Erwandi, gua yang kini ramai dikunjungi wisatawan itu dulu menjadi tempat bersarang favorit burung sriti.
Namun, seiring meningkatnya jumlah kunjungan dan aktivitas manusia di kawasan tersebut, burung-burung ini perlahan menjauh dan mencari tempat baru yang lebih tenang.
Meski demikian, nama “Goa Sriti” tetap melekat sebagai penghormatan terhadap keberadaan burung sriti yang pernah hidup di sana.
Kini, Air Terjun Goa Sriti, atau dikenal juga sebagai Gua Seriti atau Gua Walet, menjadi destinasi alam yang menggabungkan keindahan air terjun yang mengalir langsung dari dinding gua dengan nilai sejarah dan ekologi yang mendalam.
Tak jauh dari gua ini, sekitar 300 meter, terdapat juga Air Terjun Babak Pelangi.
Keduanya bisa dijangkau dalam satu jalur perjalanan, menawarkan pengalaman berpetualang di alam Lombok Tengah yang kaya akan keindahan dan cerita.
Mengunjungi Air Terjun Goa Sriti bukan hanya soal menikmati panorama alam, tetapi juga menyelami kembali jejak kehidupan burung sriti penghuni lama yang diam-diam telah memberi identitas dan nama bagi tempat ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.