Jumat, 22 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Bacaan Doa

Niat dan Tata Cara Salat Hajat 2 Rakaat

Berikut ini adalah niat sholat hajat 2 rakaat yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan

Tayang:
Editor: Laelatunniam
madrasatelquran.com
SALAT : Ilustrasi Tata Cara Sholat Hajat Dua Rakaat. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut ini adalah niat sholat hajat 2 rakaat yang dapat dilakukan sendiri di rumah.

Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan ketika seseorang memiliki keinginan atau sedang menghadapi masalah yang membutuhkan pertolongan Allah untuk memperoleh solusi.

Sholat hajat dilakukan dengan minimal 2 rakaat dan dapat dilakukan hingga maksimal 12 rakaat, dengan salam pada setiap dua rakaat.

Pelaksanaan sholat hajat pada dasarnya sama dengan sholat fardhu lainnya, perbedaannya terletak pada niat yang dibaca sebelumnya.

Jika Anda berniat untuk melaksanakan sholat hajat, berikut adalah bacaan niat yang bisa Anda baca, yang diambil dari situs resmi Kementerian Agama RI.

Niat Sholat Hajat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini adâ‘an lillâhi ta‘âlâ.

“Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Hajat
Membaca niat
Membaca Surat Al-Fatihah
Membaca surat pendek (dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas dan Ayat Kursi)
Melanjutkan gerakan sholat seperti sholat pada umumnya hingga semua rakaat terpenuhi dan ditutup dengan salam.

Doa Setelah Sholat Hajat
1. Setelah sholat, dianjurkan membaca shalawat dan doa berikut ini:

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهِ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


Subḫânal-ladzî labisal-‘izza wa qâla bihi. Subḫânal-ladzî ta‘aththafa bil-majdi wa takarrama bihi. Subḫâna dzil-‘izzi wal-kirami, subḫâna dzith-thauli as’aluka bimu‘âqidil-‘izzi min ‘arsyika wa muntahar-raḫmati min kitâbika wa bismikal-a‘dhami wa jaddikal-a‘la wa kalimâtikat-tâmmâtil-‘âmmâtil-latî lâ yujâwizuhunna birrun wa lâ fâjirun an tushalliya ‘ala sayyidinâ Muḫammadin wa ‘ala âli sayyidinâ Muḫammadin.

“Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana.”

2. Doa Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Lâ ilaha illallâhul-ḫalîmul-karîmu, lâ ilaha illallâhul-‘aliyyul-adhîmu subḫânallâhi rabbil-‘arsyil-‘adhîmi wal-ḫamdulillâhi rabbil-‘alamîna.

“Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved