Berita Lombok Barat

Kakek di Lombok Barat Hilang Misterius Usai Menyabit Rumput, Terakhir Terlihat di Sungai

Kakek di Dusun Medas, Desa Tamana Sari , Lombok Barat dikabarkan hilang saat hendak pulang menyabit rumput

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Dok. Istimewa
ORANG HILANG - Warga Dusun Medas, Desa Taman Sari, Lombok Barat saat mencari korban Arifin, kakek yang hilang saat pulang nyabit rumput. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Arifin kakek berusia lebih dari 60 tahun asal Dusun Medas, Desa Taman Sari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikabarkan hilang dalam perjalanan pulang  usai menyabit rumput untuk pakan ternaknya.

Arifin dikabarkan hilang pada 7 Mei 2025 malam, dan pihak keluarga saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban.

Warga setempat, Irwan menuturkan, awalnya korban peri meyabit rumput. Dalam perjalanan pulang ke rumah, korban sempat terlihat turun ke sungai.

“Dari pengamatan CCTV milik salah satu warga. Bahwa korban setelah pulang ngawis, korban sempat turun sungai namun hingga waktu petang korban tidak terlihat kembali melalui pengamatan CCTV,” kata Irwan, Jumat (9/5/2025).

Disampaikan Irwan, pihaknya menduga korban saat turun ke sungai terserang penyakit jantung hingga mengakibatkan tenggelam dan hanyut.

“Kami menduga kemungkinan korban turun sungai untuk membuang air kecil, kemungkinan ketika membuang air kecil korban mengalami serangan jantung, sesak sehingga menyebabkan tenggelamnya korban ke dasar sungai,” kata Irwan.

Meyakini korban masih hidup, warga juga mencari korban korban dengan memukul benda yang dapat membunyikan suara bising.

“Kami juga lakukan pencarian dengan tradisional dengan memukul alat gendang yang dapat menimbulkan bising. Ini cara tradisis kami jika ada orang hilang tanpa meninggalkan jejak,” kata Irwan.

Baca juga: Kronologis Kecelakaan Maut Pikap di Gerung Lombok Barat, Berusaha Salip Motor Lalu Hilang Kendali

Disampaikan Irwan, pihknya juga telah melaporkan kejadian ini kepolisi dan tim SAR Mataram, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

“Harapan kami sebagai warga semoga kakek Arifin segera ditemukan, kami keluarga saat ini masih menunggu kepastian kondisi korban,” tutup Arifin.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved