Berita NTB

Ribuan Masyarakat NTB Gelar Shalat Ghaib atas Meninggalnya Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh

Shalat ghaib dilakukan ribuan masyarakat Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk solidaritas meninggalnya pemimpin biro politik Hamas Ismail Haniyeh

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBY FIRMANSYAH
Pelaksanaan shalat ghaib di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB sebagai bentuk solidaritas meninggalnya pemimpin biro politik Hamas Ismail Haniyeh, Jumat (2/8/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ribuan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar shalat ghaib atas meninggalnya pemimpin biro politik Hamas Ismail Haniyeh, Jumat (2/8/2024).

Shalat tersebut berlangsung khusuk, usai umat Islam di NTB menggelar shalat Jumat di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB. Masyarakat yang melaksanakan shalat Jumat disana langsung mengikuti shalat gaib sebagai bentuk solidaritas sesama muslim.

Kepala Biro Kesra Setda NTB H Sahnan mengatakan, pelaksanaan shalat gaib tersebut dilakukan di seluruh masjid besar di NTB, karena hal tersebut juga berdasarkan surat edaran Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Jadi alhamdulillah kita keluarga besar umat Islam khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah melakukan shalat ghaib atas meninggalnya pimpinan Hamas Ismail Haniyeh," kata Sahnan saat ditemui usai melaksanakan shalat ghaib tersebut.

Baca juga: Bombardir Kota Rafah Hingga Tewaskan 35 Warga Palestina, Militer Israel Mengaku Incar Pejuang Hamas

Sahnan mengaku prihatin dengan kondisi yang menimpa Palestina saat ini, selain menggalang donasi, salah satu bentuk belasungkawa dari masyarakat NTB dengan melaksanakan shalat ghaib tersebut.

"Jadi Indonesia sudah tidak diragukan dalam solidaritas, beliau (Ismail Haniyeh) meninggal dalam peristiwa penyerangan kita prihatin, salah satu bentuk bela sungkawa kita salurkan lewat shalat ghaib," katanya.

Tidak lupa usai melaksanakan shalat gaib tersebut masyarakat juga mendoakan agar almarhum Ismail Haniyeh, serta kondisi di Palestina segera membaik sehingga tidak ada konflik lagi.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved