Dokter RSUD Provinsi NTB Sebut Konsumsi Gula dan Pemanis Buatan Dapat Memicu Kanker
Radikal bebas merupakan satu zat karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan sel normal menjadi sel kanker
Penulis: Laelatunniam | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi RSUD Provinsi NTB dr. Ramses Indriawan mengatakan konsumsi gula dan pemanis buatan terus menerus dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.
Dijelaskan gula dan makanan yang mengandung pemanis buatan bersifat radikal bebas.
Radikal bebas merupakan satu zat karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan sel normal menjadi sel kanker.
Ramses meminta masyarakat NTB untuk tetap memperhatikan kecukupan gizi dalam makanan dan juga rutin mengkonsumsi superfood, seperti blueberry, teh hijau, brokoli dan sebagainya.
Baca juga: RSUD Provinsi NTB Edukasi Penyebab dan Cara Pencegahan Kanker Kolorektal
Superfood adalah makanan yang memiliki kepadatan nutrisi yang sangat tinggi.
Superfood mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.
Antioksidan adalah molekul alami yang dapat menurunkan atau membalikkan efek radikal bebas yang terkait dengan masalah kesehatan.
"Makanan ini memiliki kemampuan membasmi radikal bebas yang dikhawatirkan akan memicu terjadinya pertumbuhan sel kanker,"jelasnya.
Ada banyak faktor penyebab tumbuhnya sel kanker, termasuk di antaranya adalah stres berkepanjangan.
Seseorang dalam keadaan stress tubuh biasanya tidak bisa meregenerasi atau menyembuhkan ketika terjadi perubahan sel.
Sehingga kondisi ini akan memberikan dorongan terhadap sel-sel yang bermutasi menjadi sel kanker.
Penyebab lain pemicu kanker yaitu keturunan, meski bukan faktor utama, tetapi kanker dapat diturunkan terutama dua riwayat kanker, kanker payudara ada kanker usus.
(*)
| Dari Direktur RSUD ke Bapenda, Dokter Jack Siap Sembuhkan Kondisi Fiskal NTB |
|
|---|
| NTB Kirim Dokter Emergency MotoGP hingga Psikolog ke Lokasi Terdampak Banjir Aceh |
|
|---|
| Jalan TMMD Membuka Harapan Baru Petani Aren di Lombok Barat |
|
|---|
| Puluhan Tahun Jualan Gula Gending, Irfan Diundang Jualan di Sirkuit Mandalika saat MotoGP |
|
|---|
| Petani Gula Aren Kekait Menjerit: Potensi Manis, Nasib Kian Pahit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/lustrasi-maakanan-gula.jpg)