Cerpen
Menggapai Tujuan yang Sempurna
Dalam kesuksesan, perlulah konsisten terhadap apa yang menjadi tujuan utama dalam hidup. Setiap kejadian dan peristiwa pasti akan ada hikmahnya.
Oleh: Shulhan Syai’a
SUASANA pagi sejuk menyapa, udara dingin menghantui, seakan-akan dunia tak mengizinkanku untuk membuka selimut yang menutupi tubuh kurusku.
Layaknya seorang anak laki-laki yang sangat malas bangun pagi dan masih tertidur di kamar yang nyaman, dan ya, suara Bunda mulai terdengar beriringan masuk ke mimpi indahku pagi ini.
“Nak, bangun! Sudah siang!”
Aku duduk di bangku SMP, tepatnya kelas IX.
Sekolahku tidak jauh dari rumah, hanya butuh waktu lima menit untuk sampai ke sana.
Namaku Huda, anak kedua dari dua bersaudara yang terlahir dari keluarga sederhana.
Ayah adalah seorang TNI di satuan Angkatan Darat (AD), sedangkan Bunda seorang ibu rumah tangga. Aku mempunyai kakak perempuan yang sangat cantik.
Saat masih kecil, aku sering diajak oleh Ayah, menemaninya piket di tempat kerjanya yaitu koramil (komando rayon militer).
Sebelum Ayah pindah tugas, aku dan keluarga tinggal di sana.
Tentunya aku memiliki banyak teman untuk bermain saat itu. Aku suka bersosialisasi dengan siapa pun itu.
Jadi, tidak heran jika aku orang yang sangat terbuka dan suka kelayapan saat pulang sekolah.
Saat duduk di bangku SMA, aku bertekad ingin menjadi seorang polisi. Karena apa? Polisi itu tampaknya gagah sekali.
Entah bagaimana mendefinisikan kata “gagah” itu, yang terbayang hanyalah polisi itu hebat, bisa menangkap orang jahat, dan aku ingin menjadi polisi kalau sudah besar.
Sosok polisi di mataku seperti pahlawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ilustrasi-Police.jpg)