Sabtu, 2 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Konflik Rusia vs Ukraina

Amerika Dituding Siapkan Senjata Biologis dan Danai Laboratorium di Ukraina

Menurut Igor Kirillov, beberapa dari patogen ini terdaftar sebagai ancaman "prioritas tinggi" yang dapat digunakan sebagai "agen bioterorisme".

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Dok.Telegram MoD Russia
Ilustrasi perang Rusia. Para penjinak kendaraan tempur Kelompok Pasukan Zapad menghancurkan musuh dalam operasi militer khusus. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) sedang menyiapkan senjata biologis untuk menciptakan krisis global.

Bahkan AS disebut-sebut memiliki laboratorium biologi rahasia yang didanai AS di Ukraina.

Komandan Pasukan Pertahanan Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov dalam keterangan persnya, Rabu (16/8/2023) mengungkapkan, saat ini AS sedang mempelajari patogen yang dapat digunakan sebagai senjata biologis.

Daftar penyakit yang menarik perhatian para spesialis AS termasuk antraks, tularemia, dan berbagai virus corona.

Menurut Igor Kirillov, beberapa dari patogen ini terdaftar sebagai ancaman "prioritas tinggi" yang dapat digunakan sebagai "agen bioterorisme" oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

“Patogen yang termasuk dalam area perhatian Pentagon, seperti Covid-19, flu burung, demam babi Afrika, kemudian menjadi pandemi, dan perusahaan farmasi Amerika menjadi penerima manfaat,” klaim Igor Kirillov.

Baca juga: Rusia Kembali Gagalkan Serangan Drone Ukraina yang Sasar Kota Moskow

Igor Kirillov juga menuduh, AS secara ekstensif mempelajari virus corona sebelum pandemi Covid-19 melanda tahun 2019.

Kecurigaan Rusia ini semakin diperkuat dengan pembentukan Kantor Kebijakan Kesiapsiagaan dan Respons Pandemi (OPPR) di AS.

Lembaga tersebut bertugas memimpin, mengoordinasikan, dan mengimplementasikan tindakan yang berkaitan dengan kesiapsiagaan, dan menanggapi, ancaman biologis yang diketahui dan tidak diketahui.

Rusia menyakini hal itu merupakan bagian dari strategi AS untuk mengendalikan situasi biologis dan epidemi global.

“Seperti pada 2019, AS mulai mempersiapkan pandemi baru dengan mencari mutasi virus,” kata Igor Kirillov.

Igor Kirillov mengatakan, Rusia tidak mengesampingkan kemungkinan AS menggunakan teknologi itu untuk tujuan ofensif.

Serta untuk pemerintahan global dengan menciptakan situasi krisis yang bersifat biologis.

Tuduhan ini bukan yang pertama kali dilontarkan Rusia kepada AS.

Rusia berkali-kali mengungkapkan isu aktivitas biologis global yang melibatkan militer AS.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved