Jumat, 29 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pilkada 2024

Maju Lagi di Pilgub NTB 2024, Zulkieflimansyah: yang Penting Sehat Dulu

Bang Zul memberi isyarat tetap setia pada Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah namun dengan syarat

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. Bang Zul memberi isyarat tetap setia pada Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah namun dengan syarat. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Gubernur NTB Zulkieflimansyah memberikan sinyal akan maju lagi pada Pilkada 2024.

Bang Zul, sapaan akrabnya, mengaku masih menimbang peluang.

"Insha Allah yang penting kita sehat dulu, kita siap maju kembali," ucapnya.

Bang Zul pun memberi isyarat tetap setia pada Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah namun dengan syarat.

Baca juga: HBK Jadi Penantang Kuat Zul-Rohmi di Pilgub NTB? Gerindra: Kami Fokus ke Pilpres dan Pileg

Meski demikian peluang Zul-Rohmi jilid II tetap terbuka.

"Saya sama Bu Rohmi tidak pernah ada masalah, untuk maju bersama kita lihat nanti hasil survei dulu," katanya.

Hasil survei yang dimaksud yakni persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Zul-Rohmi.

"Jangan GR dulu, kalau hasil surveinya bagus mungkin kita istikharah maju lagi, namun kalau hasil surveinya jelek masa kita mau memaksakan," tuturnya.

Secara etis, kata dia, acuan petahana untuk kembali bersaing adalah kepuasan publik.

"Kalau penolakan masyarakat di bawah 50 persen kita maju, tapi kalau lebih banyak yang menolak dibanding menerima, kita mikir juga," tegasnya.

Pesta demokrasi 2024 bagi Bang Zul menjadi jalan untuk mempertahankan kursi gubernur yang kini didudukinya.

Hal itu sekaligus menepis wacana petinggi DPP PKS ini ingin melenggang ke pentas nasional.

Baik itu menjadi anggota DPR RI ataupun membidik kursi menteri di kabinet.

"Saya sudah pernah 15 tahun jadi anggota DPR. Saya kira jadi kepala daerah bagus kalau punya pengalaman di legislatif, jadi mereka tahu apa yang terjadi di legislatif."

"Soal bangku menteri, menurut saya banyak menteri yang jadi Gubernur, kalau jadi menteri sama dengan kepala dinas saja," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved