Berita Kota Bima

Sampah Sisa Banjir Masih Menumpuk di Kota Bima, DLH Butuh Tambahan Personel: Mana TSBK?

Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya petugas kebersihan membutuhkan bantuan tenaga untuk menangani sampah sisa banjir.

Penulis: Atina | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
DOK ISTIMEWA
Petugas kebersihan dari DLH Kota Bima saat membersihkan sampah yang menumpuk pasca banjir bandang, Selasa (4/4/2023), hingga kini masih berjibaku dengan personil yang terbatas. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya petugas kebersihan membutuhkan bantuan tenaga untuk menangani sampah sisa banjir.

Hal ini diungkap Kepala Bidang PSLB3 DLH Kota Bima, Adilansyah saat dihubungi TribunLombok.com, Jumat (7/4/2023).

Adilansyah mengatakan, saat ini pihaknya mendapatkan banyak permintaan dari warga untuk mengangkut sampah dan membantu pembersihan lingkungan pasca banjir.

"Kita tetap terima semua, tapi personil dan tenaga kita terbatas," akunya.

Baca juga: Air Masih Genangi Lingkungan di Kota Bima, Warga: Pemerintah Jangan Hanya Turun di Pinggir Jalan

Seperti kemarin, DLH mendapatkan keluhan dari warga soal sampah yang menumpuk di Kelurahan Pane, tepatnya di Jalan Patimura.

Pada kawasan lingkungan tersebut diakuinya belum tersentuh, karena DLH masih fokus di wilayah timur Kota Bima.

"Tapi kami pastikan hari ini kami masuki wilayah tengah, hingga barat, mohon masyarakat bersabar," pintanya.

Menurut pria yang akrab disapa Ade ini, jika saja pihaknya mendapatkan bantuan personel seperti TSBK dan relawan yang telah dibentuk selama ini, maka penanganan sampah bisa dilakukan lebih cepat.

Baca juga: Banjir Labuan Bajo Rendam Sejumlah Dusun, Laut Keruh Karena Lapisan Lumpur

Namun faktanya, urusan sampah ini hanya menjadi urusan DLH.

"Ya tidak akan sanggup kalau hanya DLH dan Damkar yang jadi tukang sampah dan semprot lumpur. Mana TSBK dan lainnya itu," keluhnya.

Ia berharap, ada dropping personel ke DLH karena saat ini situasi bencana, sehingga mengandalkan tenaga kebersihan yang ada seperti biasanya, tidak memungkinkan.

"Bisa saja dengan personil kami yang ada, tapi akan lamban," pungkasnya.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved