Srikandi UTS Ikuti Engineering Biology Research Consortium Indonesia
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama UTS Nurul Izzati hadir dalam acara EBRC Global Forum 2.0: Review of Synthetic Biology/Engineering Biology National.
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Sirtupillaili
Ia menilai, dari sisi pemerintah, masih sangat minim pemanfaatan maupun regulasi terkait produk-produk synbio.
Padahal Indonesia merupakan negara dengan megabiodiversity memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk bioprospecting senyawa kimia yang bernilai jual tinggi.
Hal paling berperan terhadap perkembangan synbio di Indonesia adalah akademisi dan komunitas-komunitas yang didirikan alumni-alumni iGEM dari Indonesia.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan diskusi panel dan dinner di residensi kedutaan Inggris untuk Singapore.
Kemudian agenda hari kedua adalah diskusi panel yang terbagi dalam 5 sesi.
Tujuan dari diksusi panel adalah untuk merancang Langkah-langkah strategis terhadap pemanfaatan teknologi Biologi sintetik yang didukung dengan regulasi kuat, baik dari segi biosecurity maupun biosafety.
Selain ramah lingkungan dan menjadi alternatif strategis terhadap climate change dan SDGs, biologi sintetik juga menjadi salah satu jawaban terhadap akselerasi industrialisasi berkelanjutan dan menjawab tantangan climate change.
Dari dua hari kegiatan yang sangat intensif tersebut, akan ada kegiatan berikutnya untuk menjadikan organisasi global yang dapat menyusun kegiatan nyata di lapangan dan menjawab isu-isu terkini.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Wakil-Rektor-UTS.jpg)