Alumni UTS Inisiasi English for Tourism untuk Komunitas Hiu Paus di Sumbawa

Edukasi pramuwisata dilakukan secara intensif dengan pembuatan handbook materi khusus oleh tim panitia yang mengandung 8 poin penting

Dok. SUSI
Kegiatan edukasi english for tourism kepada pramuwisata hiu paus di Kantor Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), digelar Minggu (22/1/2023). 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - 2 alumni program Study of the U.S. Institutes (SUSI) Dwi Grawana Chalista dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan Jonathan Rey Peno dari Universitas Kristen Petra Surabaya menginisiasi program english for tourism kepada Sumbawa Whale Shark Community 2023.

Kegiatan edukasi english for tourism kepada pramuwisata hiu paus di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), digelar Minggu (22/1/2023).

Sumbawa kini sudah menjelma menjadi destinasi menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Namun di sisi lain, kurangnya kemampuan bahasa Inggris masyarakat setempat sehingga kesulitan melakukan negosiasi dan kesepakatan bisnis dengan wisatawan mancanegara.

"Program ini dibuat sebagai bentuk dari community development yang bertujuan untuk memberikan edukasi English for tourism sekaligus menjadi usaha bersama dalam membentuk iklim pariwisata yang lebih baik," ucap Dwi Grawana dalam keterangan tertulis.

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teknologi Sumbawa Nur Hadi Ihwani menyampaikan materi utama Commnunication Ethics for Tourism.

Baca juga: UTS Raih 2 Penghargaan Award LLDIKTI Wilayah VIII Tahun 2022

Dwi mengatakan, edukasi pramuwisata dilakukan secara intensif dengan pembuatan handbook materi khusus oleh tim panitia yang mengandung 8 poin penting, yaitu: greeting, introduction, information & service, whale shark, rules & safety, farewell, FAQ, dan vocabulary.

Kemudian peserta melakukan pre-test untuk mengetahui kemampuan dasar peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi mentoring, fun games, dan pelatihan dasar guide dengan menggunakan bahasa Inggris.

Di akhir acara, peserta kembali melakukan post-test untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta.

"Hasilnya, kemampuan peserta mengalami peningkatan yang signifikan meskipun masih belum sepenuhnya sempurna," urai Dwi.

Para peserta kemudian diberi video tutorial bahasa Inggris bagi pramuwisata hiu paus oleh panitia yang diunggah di YouTube channel SpeakUp Sumbawa.

Tujuannya agar dapat diakses dan dipelajari dengan mudah dari mana saja oleh pramuwisata hiu paus.

Baca juga: Mahasiswa Ilkom UTS Raih Juara 2 di Eagle Award Documentary Competitions 2022

Program ini juga diharapkan untuk bisa terselenggara secara rutin berkala.

Mengingat antusiasme para peserta dan masyarakat lokal labuhan jambu, sumbawa yang menginginkan adanya lebih banyak kegiatan community development semacam ini.

Program ini merupakan kerjasama antara Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Kristen Petra Surabaya, komunitas SpeakUp Sumbawa, Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Ditambah dukungan dari SUSI dan pendanaan sebagian dari Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui Meridian International Center sebagai mitra pelaksana.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved