Pria 25 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Odang, Sempat Dilarang Turun Karena Tak Bisa Berenang

Korban awalnya diminta rombongan keluarga untuk menjaga baju dan barang-barang di tepi kolam Odang, Lombok Timur

DOK. POLRES LOMBOK TIMUR
Olah TKP lokasi korban tenggelam di kolam renang Odang, Dusun Otak Dese, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Sabtu (14/1/2023). Korban awalnya diminta rombongan keluarga untuk menjaga baju dan barang-barang di tepi kolam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Mahli (25) harus meregang nyawa di kolam renang Odang, Dusun Otak Dese, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Sabtu (14/1/2023).

Pria 25 tahun yang tak bisa berenang ini tenggelam di kolam sedalam 1,35 meter.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman menceritakan kronologis kejadian.

Pada hari sabtu tanggal 14 Januari 2023, sekira pukul 15.00 Wita, korban berangkat dari rumah bersama keluarga sekitar tujuh orang dengan menggunakan kendaraan Caesar dengan tujuan pemandian Odang yang terletak di Dusun Otak Desa, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur.

Sesampainya di kolam pemandian odang, selanjutnya korban bersama keluarga berkumpul di pinggir kolam besar sebelah barat.

Baca juga: Mahasiswa KKN Tenggelam saat Berenang di Gili Air, Sempat Lambaikan Tangan Sebelum Hanyut

"Saat itu korban dilarang ikut mandi di kolam karena tidak bisa berenang," tuturnya kepada TribunLombok.com.

Korban lantas disuruh untuk menjaga baju dan barang.

Namun kurang lebih 30 menit, salah satu keluarga yang sedang mandi di kolam lain mendengar beberapa orang pengunjung berteriak melihat seseorang tenggelam di kolam.

Lantas semua pengunjung mendatangi sumber suara tersebut, dan melihat korban sudah berada di tengah kolam dalam posisi tenggelam didasar kolam.

Melihat hal tersebut saksi di bantu pengunjung turun kekolam memberikan pertolongan.

Setelah berhasil diangkat, selanjutnya korban dibawa menuju Puskesmas Kotaraja untuk mendapatkan pertolongan.

"Namun naas, dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas kotaraja, korban telah dinyatakan meninggal dunia saat tiba di puskesmas," tutur Nikolas.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, kondisi tubuh korban bagian luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Kondisi pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pada hidung dan mulut Ditemukan busa, sedangkan ditelinga korban tidak ditemukan cairan atau darah," ungkap Nikolas.

Sedang kedalaman air posisi korban ditemukan 1,35m sedangkan tinggi korban 148 cm.

"Korban selanjutnya telah di serahkan ke pihak keluarga untuk segera dilakukannya prosesi pemakaman," demikian Nikolas.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved