WSBK Mandalika 2022

Event WSBK Mandalika 2022 Serap 1.557 Orang Tenaga Kerja

Penyelenggaraan balap World Superbike atau WSBK Mandalika 2022 diklaim PT ITDC memberikan dampak positif bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penulis: Sinto | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/WAHYU WIDIYANTORO
Atraksi gendang beleq dan tarian Lombok Sumbawa membuka Race 2 WSBK Mandalika 2022, Minggu (13/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Penyelenggaraan balap World Superbike atau WSBK Mandalika 2022 diklaim PT ITDC memberikan dampak positif bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam keterangan tertulisnya menyebut, dampak tersebut terlihat dari beberapa indikator.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja, pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), peningkatan okupansi rata-rata hotel di kawasan dan sekitarnya, serta omzet pelaku wisata.

PT ITDC menyebut event WSBK Mandalika 2022 telah menyerap 1.557 orang tenaga kerja.

Mulai dari petugas marshal, crowd control, waste management, security, cleaning service, hospitality, dan ticketing.

Baca juga: Sukses WSBK Mandalika 2022, Tim MedX RSUD Provinsi NTB Makin Siap Kawal Event Balap Dunia

Sebanyak 445 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di NTB berpartisipasi dalam side event Lombok Sumbawa Fair dan Nusantara Festival.

WSBK juga melibatkan talenta-talenta terbaik NTB menjadi pendukung dan pengisi acara side event dan pembukaan race yang menampilkan kekayaan budaya NTB.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, WSBK Mandalika 2022 menjadi contoh bagaimana sebuah atraksi atau konten pariwisata dapat memberikan dampak positif atau multiplier effect bagi masyarakat sekitar maupun pelaku usaha.

Hal tersebut ditunjukkan melalui tingginya jumlah tenaga kerja yang terserap serta peningkatan omzet penjualan para pelaku wisata dan UMKM selama WSBK.

"Dengan keterlibatan langsung ribuan masyarakat NTB, kami juga melihat bahwa event WSBK mampu mendorong peningkatan kapasitas masyarakat NTB dalam menyambut dan menyelenggarakan sebuah event internasional," terang Troy

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini mengungkapkan, menjelang dan selama WSBK 2022 okupansi hotel/penginapan di Lombok Tengah mencapai rata-rata 60 persen, hampir dua kali dari rata-rata 35 persen okupansi hari biasa.

Peningkatan okupansi hotel/penginapan juga dirasakan di wilayah Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Sementara Muliadi dari Perhimpunan Asosiasi Travel Mandalika menyampaikan, pelaku pariwisata di bidang jasa penyewaan transportasi juga melihat dampak positif dari penyelenggaraan WSBK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved