Selasa, 14 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita NTB

Liga 3 Asprov PSSI NTB Batal Digelar Desember Mendatang, Apa Penyebabnya?

Pasalnya, Asprov PSSI NTB belum mendapatkan izin keamanan terkait gelaran Liga 3 dari pihak kepolisian, Polda NTB.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
DOK ISTIMEWA
Liga 3 Asprov PSSI NTB Batal Digelar Desember Mendatang, Apa Penyebabnya? - Ketua Asprov PSSI NTB, Mori Hanafi (tengah) bersama Wadir Intelkam Polda NTB, AKBP Gunawan (kanan) dan Wakil Sekjen Asprov PSSI NTB, Sarfan (kiri) saat berdiskusi perihal izin Liga 3 Asprov PSSI NTB di Polda NTB, Kamis (15/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Liga 3 Asprov PSSI NTB batal digelar pada 20 Desember 2022 mendatang.

Pasalnya, Asprov PSSI NTB belum mendapatkan izin keamanan terkait gelaran Liga 3 dari pihak kepolisian, Polda NTB.

Dan saat ini pihak Asprov PSSI NTB sedang berusaha untuk mendapatkan izin dan melanjutkan Liga 3 Asprov PSSI.

Saat dikonfirmasi TribunLombok.com, Mori Hanafi membenarkan perihal tersebut melalui telepon WhatsApp, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Siap-siap, Liga 3 Asprov PSSI NTB Kembali Digelar 20 Desember 2022

Mori menjelaskan, beberapa faktor membuat izin Asprov PSSI NTB untuk gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB tidak disetujui oleh Polda NTB.

Pertama konsentrasi personel yang melakukan pengaman.

Dikatakan oleh Mori, pihak kepolisian sedang gencarnya melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah maupun tempat keramaian jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). 

Hal tersebut mengingat pasca-tragedi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Tengah.

Baca juga: Klarifikasi Mori Hanafi Terkait Upah Wasit Liga 3 Asprov PSSI NTB yang Belum Dibayarkan

Pada 20 Desember mendatang, pihak kepolisian akan memfokuskan titik pengamanan disejumlah gereja yang ada di Kota Mataram.

Dan hal tersebut berbenturan dengan gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB yang akan digelar pada 20 Desember 2022.

Kedua, Mori mengatakan banyak standarisasi stadion yang menjadi persyaratan, salah satunya akses disabilitas.

"Kini penyadang disabilitas menjadi persyaratan untuk menonton di stadion, sedangkan di stadion kita belum ada standar tersebut," kata Mori.

Begitu juga dengan standar-standar lainnya. 

Mori beserta pihaknya menjelaskan akan berusaha untuk menyanggupi persyaratan yang ada.

"Intinya ada persyaratan yang bisa kita penuhi, ya kita tuliskan di surat permohonan. Kalau tidak? Ya tetap kami tulis, agar bentuk pengamanan juga dapat menyesuaikan," ungkap Mori.

Ketiga, izin keamanan Piala Soeratin NTB dan Piala Pertiwi NTB tidak dapat disamakan dengan gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB.

Diketahui sebelumnya Asprov PSSI NTB telah mengantongi perizinan Piala Soeratin NTB dan Piala Pertiwi NTB, tetapi tidak dapat digunakan karena jumlah masa penonton yang berbeda.

Lebih lanjut, Mori mengatakan pihaknya masih berusaha keras dengan perizinan.

"Kami akan terus berkerja keras dan membenahi segala keperluan, agar gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB dapat berjalan kembali," terang Mori.

Berdasarkan analisa Mori, pihaknya mungkin mengantongi izin keramaian Liga 3 Asprov PSSI NTB dari Polda NTB pada Januari mendatang. 

"Mungkin kita dapat izin pada Januari awal 2023. Kami akan terus berkerja keras," tandasnya.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved