Berita NTB

Perusahaan Malaysia Ini Puji Kualitas PMI Asal NTB Sebagai yang Terbaik di Dunia

Perusahan penerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia FGV Holdings Berhad memuji PMI asal NTB.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Perusahaan Malaysia Ini Puji Kualitas PMI Asal NTB Sebagai yang Terbaik di Dunia - CEO FGV Holdings Berhad Malaysia saat ditemui di Mataram, pada Senin (28/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Perusahan penerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia FGV Holdings Berhad memuji PMI asal NTB.

Hal itu diungkapkan CEO FGV Malaysia Rahimi Ihsan saat menghadiri pelepasan 213 PMI NTB yang akan diberangkatkan menuju Negeri Jiran di Pendopo Wali Kota Mataram, pada Senin (28/11/2022).

"Dari segi skill, tenaga, dan juga disiplin, boleh dikatakan PMI Lombok di antara yang terbaik untuk kita pekerjakan di perusahaan," ungkapnya kepada awak media.

FGV, kata Rahimi untuk membuka sekitar 35.000 PMI ke Malaysia. Untuk tahun 2022, sekurang-kurangnya ia membuka sekitar 15.000 PMI.

Baca juga: Kerjasama dengan FGV Holdings Berhad Malaysia, 213 PMI NTB Diberangkatkan: Gaji Bisa Capai Rp17 Juta

Mayoritas PMI yang ia rekrut berasal dari Indonesia dan sebagian kecil dari India.

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada PMI. Wabil khusus yang berasal dari Indonesia dan NTB.

"Seperti yang disampaikan tadi, kami memberikan komitmen supaya PMI dijamin gratis rekrutmen, dan kita sediakan oenempatan yang baik kepada PMI, menjamin gaji minimal 1500 ringgit dan beberapa fasilitas yang lain, seperti kemudahan untuk perawatan kesehatan, klinik ataupun hospital," ungkapnya.

Demi kenyamanan, pihaknya juga menyediakan kedai sebagai tempat PMI membeli keperluan sehari-hari.

Baca juga: Negara Penyumbang Remitansi PMI NTB Terbesar Bukan Malaysia Tapi Negara Timur Tengah Ini

Saat tiba di Malaysia, PMI nantinya akan diberikan sejumlah fasilitas awal secara gratis. Seperti makanan, tempat tidur, hingga uang saku awal.

"Dijamin keselamatannya, dan dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan memperoleh produktivitas yang tinggi kemudian berhasil dan sukses bekerja di Malaysia," jelasnya.

Di tempat yang sama, Komisaris Utama PT Cipta Rezeki Utama H Edi Sofian menjamin hak-hak 213 PMI yang diberangkatkan akan ditunaikan sesuai dengan kontrak kerja yang telah dibuat.

Dirinya pun merincikan hak-hak yang dapat diterima PMI.

Pertama, dari sejak pemberangkatan hingga penempatan, PMI yang berangkat tidak dipungut biaya sepeserpun atau zero cost.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved