Kerjasama dengan FGV Holdings Berhad Malaysia, 213 PMI NTB Diberangkatkan: Gaji Bisa Capai Rp17 Juta

PT Cipta Rezeki Utama bekerjasama dengan FGV Holdings Berhad Malaysia. Pelepasan dilakukan di pendopo Wali Kota Mataram pada Senin, (28/11/2022).

TribunLombok.com / Lalu Helmi
Pemberangkatan 213 PMI tujuan Malaysia di Pendopo Wali Kota Mataram pada Senin, (28/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - PT Cipta Rezeki Utama memberangkatkan 213 PMI asal NTB tujuan Malaysia.

PT Cipta Rezeki Utama bekerjasama dengan FGV Holdings Berhad Malaysia. Pelepasan dilakukan di pendopo Wali Kota Mataram pada Senin, (28/11/2022).

Komisaris Utama PT Cipta Rezeki Utama H Edi Sofian menjamin hak-hak 213 PMI yang diberangkatkan akan ditunaikan sesuai dengan kontrak kerja yang telah dibuat.

Dirinya pun merincikan hak-hak yang dapat diterima PMI.

Pertama, dari sejak pemberangkatan hingga penempatan, PMI yang berangkat tidak dipungut biaya sepeserpun atau zero cost.

Kedua, gaji minimal yang akan diterima PMI yakni 1500 ringgit atau sekira Rp5 juta.

Itupun dengan estimasi waktu kerja 8 jam hingga pukul 2 siang.

Baca juga: DPRD Lombok Timur Beri Catatan Agar Raperda APBD 2023 Disetujui, Dari Utang hingga Guru Honorer

Jika PMI kerja hingga pukul 5 sore, maka akan terhitung lembur. Dari uang lembur saja, PMI bisa meraup hingga Rp7 juta.

"Gaji ini untuk tahun pertama, nanti tahun kedua maupun ketiga kalau mereka sudah pandai, dia kerja borongan hitung per ton. Bahkan saya pernah lihat kwitansi gaji PMI itu ada yang sampai 5000 ringgit atau Rp17,5 juta," bebernya.

Edi Sofian mengungkap dirinya sudah 25 tahun mengurus pemberangkatan PMI.

Salah satu kunci bekerja di ladang sawit adalah kemahiran.

"Saya ini satu-satunya perusahaan yang spesial kerja sawit. Jadi sebelum kami mengirim PMI itu kami lihat dulu keadaan di sana, hotel, masjid, tempat olahraga, klinik, itu standar Malaysia. Kami yakin apa yang selama ini isu-isu yang kuranh bagus itu insyaAllah di FGV ini semua sudah terpenuhi," ungkapnya.

Baca juga: Beredar Video Satpol PP Diduga Keroyok Mahasiswa saat Demo di DPRD Kabupaten Bima, Ini Penjelasannya

Mohan Roliskana menyambut baik acara pelepasan 213 PMI asal NTB yang dihelat di Kota Mataram. Menurutnya, kegiatan ini akan membuka wawasan warga Kita Mataram dalam melihat peluang kerja di luar negeri.

"Saya menyetujui rencana peleapasan karena permintaan dari CEO ingin di Mataram. Kedua, tentu sebagai bentuk penghargaan kepada PMI kita dan saya merasa terhornat bisa melepas mereka. Meskipun memang sebagaian besar bukan warga Kota Mataram. Saya pikir itu yang paling penting," jelasnya.

Mohan menukil pernyataan dari CEO FGV bahwa banyak sekali keuntungan dan jaminan bagi masyarakat yang hendak menjadi PMI, khususnya tujuan Malaysia melalui FGV.

Tadi sudah disampaikan juga keuntungan-keuntungan, ada garansi kemudian payung hukum yang jelas. Tentu itu akan menjadi sesuatu yang berharga sekali bagi perlindungan PMI kita," bebernya.

Politisi Partai Golkar itu menitipkan pesan agar PMI NTB yang hendak berangkat menuju Malaysia untuk bekerja dengan disiplin, tidak melupakan ibadah serta tetap memberikan kabar kepada sanak keluarga di rumah.

Baca juga: Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Lepas 213 PMI NTB Milik PT Cipta Rezeki Utama Tujuan Malaysia

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved