Golkar NTB Pasang Sari Yuliati hingga Ahyar Abduh di Pileg DPR RI Dapil Lombok, 2 Nama Ini Tidak Ada

Sebagai partai pemenang di NTB, Partai Golkar telah memulai penjaringan Bacaleg, khususnya untuk pileg DPR RI.

TribunLombok.com / Lalu Helmi
Ketua DPD I Partai Golkar NTB yang juga Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana saat ditemui pada Senin, (28/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Partai Golkar NTB mulai menggesa kekuatan politik menyongsong Pemilu 2024.

Sebagai partai pemenang di NTB, Partai Golkar telah memulai penjaringan Bacaleg, khususnya untuk pileg DPR RI.

Partai berlambang pohon beringin itu telah menetapkan fungsionaris untuk menjadi bakal calon anggota legislatif DPR RI pemilu 2024.

Para Bacaleg tersebut bahkan sudah menerima surat perintah pencalegan dari DPP Golkar untuk mulai bergerak melakukan kerja-kerja politik.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD I Partai Golkar NTB H Mohan Roliskana pada Senin, (28/11/2022).

Baca juga: Kerjasama dengan FGV Holdings Berhad Malaysia, 213 PMI NTB Diberangkatkan: Gaji Bisa Capai Rp17 Juta

Bidik 2 Kursi di Dapil NTB

Wali Kota Mataram itu membuka formasi Bacaleg Golkar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 dan NTB 2.

Ia menyebutkan bahwa formasi Bacaleg Golkar NTB diisi oleh tokoh-tokoh besar yang dinilai punya basis suara.

Khusus untuk dapil NTB 2 Pulau Lombok, Partai Golkar NTB memasang inkumben Sari Yuliati. Di samping itu ada nama-nama beken seperti mantan Wali Kota Mataram dua periode Ahyar Abduh, Lalu Wireginawang, Adi Putra Tahir, hingga Humaidi.

"Ada beberapa nama lain yang belum bisa saya buka nama-namanya. Insyaallah saya pikir dari nama-nama ini Golkar bisa tetap mengamankan satu kursi DPR RI dapil Lombok," katanya.

Ketika ditanya terkait dengan nama mantan Bupati Lombok Tengah dua periode, H. Suhaili FT yang sebelumnya disebut-sebut akan dicalonkan sebagai anggota DPR RI. Justru tidak dicalonkan Golkar, dan Mohan sendiri memastikan hal itu.

"Pak Suhaili tidak ada, nama beliau tidak masuk disitu. (Kalau soal Suhaili disiapkan Calon Gubernur), saya ndak komentar soal itu, kita bicara komposisi Bacaleg dulu," tegasnya.

Baca juga: Desa Lewintana di Soromandi Bima Diterjang Banjir Bandang, Pupuk Petani Rusak Terendam

"Gede Syamsul Mujahidin juga tidak ada," sambung Mohan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved