Spanduk "Save DPRD NTB dari Narkoba" Bertebaran, Warga: Bagus Saling Mengingatkan

Puluhan spanduk bertuliskan "Save DPRD NTB" terpasang bertebaran di sejumlah ruas jalan utama dan lokasi strategis di Kota Mataram dan Lombok Barat.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Spanduk bertuliskan "Save DPRD NTB dari Narkoba" bertebaean di Kota Mataram dan Lombok Barat pada Selasa, (25/10/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Puluhan spanduk bertuliskan "Save DPRD NTB" terpasang bertebaran di sejumlah ruas jalan utama dan lokasi strategis di Kota Mataram dan Lombok Barat, Selasa (25/10/2022).

Pantauan di lapangan, spanduk dari kelompok Front Perjuangan Rakyat NTB ini mulai terpasang sejak Selasa sore.

Diduga melalui spanduk tersebut, kelompok masyarakat NTB ingin menggugah kesadaran bersama tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di NTB.

"Spanduk anti narkoba. Bagus juga sih, kan mengingatkan tentang bahaya narkoba. Dipasangnya juga rapi dan bagus, enggak mengganggu lalu lintas," ujar Rudi Mahendra (30), pengguna sepeda motor asal Mataram.

Menurut Rudi, pesan moral spanduk tersebut cukup menohok. Itu menggambarkan kekhawatiran masyarakat tentang bahaya narkoba.

Baca juga: Anggota DPRD NTB Lalu Wirajaya Serap Aspirasi Masyarakat Desa Semparu

Ia mengaku tak tahu mengapa pilihannya "Save DPRD NTB dari Narkoba" namun hal ini menurutnya wajar dan bagus.

"Ya mungkin DPRD NTB kan perwakilan rakyat kita. Nggak ada salahnya sebagai dukungan agar lembaga terhormat itu bersih dari narkoba," ujarnya.

Warga lainnya yang juga aktivis peduli Narkoba, Hamdi Sulaiman menduga, pemasangan spanduk anti narkoba itu kemungkinan dilakukan atas inisiasi bersama.

Terutama kelompok muda dan masyarakat yang khawatir dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Pilihan Save DPRD NTB dari narkoba, menurut dia, agar semua pihak memiliki kesadaran kolektif.

"Ini bagus, pesannya semacam psiwar untuk perang melawan narkoba. NTB kan sudah jadi destinasi wisata nasional bahkan internasional. Bukan tidak mungkin, daerah ini menjadi pasar peredaran gelap narkoba. Memang harus ada semangat bersama untuk memproteksi daerah kita," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang bertanggungjawab atas pemasangan spanduk misterius itu.

Namun sebagian besar masyarakat di Kota Mataram dan Lombok Barat mendukung seruan spanduk yang dinilai positif.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved