Denmark Open

Rekor Kemenangan Beruntun Viktor Axelsen Runtuh di Kandang Sendiri, Denmark Open 2022

Tunggal putra nomor 1 dunia itu takluk dua gim langung dengan skor 21-17 dan 21-10 dalam durasi 30 menit.

Editor: Dion DB Putra
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Pemain tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen. Tunggal putra nomor 1 dunia itu takluk melawan Loh Kean Yew dengan skor 21-17 dan 21-10 di Denmark Open, Jumat (21/10/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM, ODENSE - Rekor kemenangan beruntun pemain Denmark, Viktor Axelsen runtuh di kandang sendiri.

Viktor Axelsen kalah melawan pemain tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew, pada babak perempat final Denmark Open 2022 di Jyske Bank Arena, Odense, Jumat (21/10/2022).

Sebelum pertandingan itu, Viktor Axelsen mengoleksi rekor 39 kemenangan beruntun.

Baca juga: Hasil Denmark Open: Tujuh Wakil Indonesia Melaju, Satu Tiket Semifinal Sudah di Tangan

Viktor pun tak pernah kehilangan satu gim pun sejak final Malaysia Open 2022, Juli lalu.

Akan tetapi deretan rekor memukau Viktor Axelsen seketika runtuh di hadapan Loh Kean Yew.

Tunggal putra nomor 1 dunia itu takluk dua gim langung dengan skor 21-17 dan 21-10 dalam durasi 30 menit. Ini adalah kali pertama Viktor Axelsen takluk dua gim langsung pada musim kompetisi 2022.

Sementara itu, Loh Kean Yew menjadi pebulu tangkis kedua yang mampu mengalahkan Viktor Axelsen pada 2022 (tidak menghitung hasil WO).

Sebelumnya, Viktor Axelsen lebih dulu menelan kekalahan rubber game dari tunggal putra India Lakshya Sen pada semifinal German Open 2022, Maret lalu.

Kekalahan dan runtuhnya rekor kemenangan Viktor Axelsen tak lepas dari pendekatan yang diterapkan oleh Loh Kean Yew.

Seusai pertandingan, Loh Kean Yew mengungkapkan bahwa duel melawan Viktor Axelsen cenderung mengarah kepada pertarungan net.

Loh Kean Yew terbukti unggul dalam pertarungan tersebut sehingga mampu mengalahkan Viktor Axelsen lewat dua gim langsung.

"Shuttlecock sangat cepat dan ini semua tentang permainan net. Saya menggunakan kecepatan dan kekuatan saya untuk memukul secepat yang saya bisa," kata Loh Kean Yew, dikutip dari laman resmi BWF.

"Tidak mungkin mengontrol kecepatan shuttlecock," imbuhnya. Setelah pertandingan, Loh Kean Yew juga menyebut kemenangan atas Viktor Axelsen sebagai pencapaian terbesar dalam kariernya.

"Ini merupakan pencapaian besar untuk mengalahkan Viktor," ujar Loh Kean Yew.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved