Berita Bima

Ini Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kota Bima, Wajib Taat agar Tak Ditilang

Total jarak KTL di Kota Bima ini sepanjang 2.200 meter lurus ke arah barat jalur utama.

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ATINA
Peluncuran Car Free Day (CFD) di halaman kantor Pemerintahan Kota Bima, Minggu (2/9/2022) yang dirangkaikan dengan peluncuran Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di ruas-ruas jalan Kota Bima. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kota Bima sudah ditetapkan pada sejumlah kawasan jalur utama.

KTL di Kota Bima ini diluncurkan resmi Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi pada Minggu (2/10/2022) di halaman kantor Pemerintahan Kota Bima.

Ketaatan masyarakat Kota Bima yang masih rendah untuk tertib berlalu lintas, membuat Polres Bima Kota bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, untuk menetapkan KTL.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi menyampaikan, KTL penting ditetapkan untuk memulai peningkatan kesadaran berlalu lintas pada masyarakat.

Baca juga: Pemuda di Bima Ditemukan Tewas Tak Wajar Setelah Tiga Hari Menghilang

"Kesadaran berkendara aman itu masih rendah. Sepakat ya, kalau berlalu lintas di Kota Bima harus tertib. Kita tetapkan kawasan tertib lalu lintas," ujarnya, pada cofee morning bersama wartawan beberapa pekan lalu.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Bima M Farid menyampaikan, KTL di Kota Bima masih difokuskan di sepanjang Jalan Soekarno Hatta.

Mulai dari perempatan lampu merah depan kantor Pemerintah Kota Bima, hingga pertigaan Cabang Malake, Kota Bima.

Total jarak KTL di Kota Bima ini sepanjang 2.200 meter lurus ke arah barat jalur utama.

"Nantinya akan dikembangkan, ke ruas jalan yang lain," ujarnya.

Tujuan penetapan KTL ini, jelas Farid, untuk memberikan kesadaran hukum bagi pengendara dimulai pukul 06.30 WITA sampai pukul 20.00 WITA.

Jajaran pemerintah dan kepolisian berharap, ungkap Farid, pada jalur utama di Kota Bima bebas pelanggaran lalu lintas.

Target selanjutnya, tambahnya, Dishub akan melengkapi rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalur KTL.

"Target kami sampai Desember, semua rambu-rambu lalu lintas sudah lengkap," pungkasnya.

Baca juga: Masyarakat Lombok Tengah Diharap Tertib Lalu Lintas saat Operasi Patuh, Sanksi Tilang Bagi Pelanggar

Wali Kota Bima meluncurkan secara langsung KTL ini dengan harapan, kondisi lalu lintas di Kota Bima semakin tertib.

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkendara dengan aman, harus terus ditumbuhkan dan dipupuk.

"Saya luncurkan KTL di Kota Bima, mulai 2 Oktober 2022," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved