Berita Lombok Timur

Polres Lombok Timur Tangani 33 Kasus Narkoba Sejak Januari 2022

Kasus terakhir yang ditangani Satuan Resnarkoba Polres Lombok Timur adalah penangkapan tersangka pengedar narkoba di Kecamatan Masbagik.

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Kasat Narkoba Polres Lombok Timur, I Gusti Ngurah Bagus Suputra. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Poles Lombok Timur menangani 33 kasus narkoba sejak bulan Januari 2022.

"Total penemuan kasus narkoba di Lombok Timur sejauh ini sebanyak 33 kasus, dari Januari sampai bulan September ini," kata Kasat Narkoba Polres Lombok Timur, I Gusti Ngurah Bagus Suputra kepada TribunLombok.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Pengedar Narkoba Asal Masbagik Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Lombok Timur

Bagus Suputra menjelaskan, kasus terakhir yang ditangani Satuan Resnarkoba Polres Lombok Timur adalah penangkapan tersangka pengedar di Kecamatan Masbagik.

Menurut dia, kasus narkoba terbanyak dari kasus tindak pidana umum.

"Kalau dibandingkan dengan Reskrim, kasus narkoba memang terbanyak," tuturnya.

Polisi memberi atensi terhadap kasus yang terjadi di wilayah Kecamatan Masbagik dan Aikmel.

"Untuk kasus narkoba memang yang mendominasi adalah daerah Masbagik dan Aikmel, tetapi tidak menutup kemungkinan ada di daerah lain seperti Pancor. Ini sesuai data yang pernah kami rilis," kata Bagus Suputra.

Sejauh ini ada lima Kecamatan di Lombok Timur dengan jumlah kasus narkoba terbanyak yaitu Kecamatan Selong, Masbagik, Aikmel, Sukamulia, dan Teros.

"Tahun ini kasus penangkapan terbanyak ada di Kecamatan Masbagik dan Aikmel," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved