Pasha Ungu Berbagi Cerita di Senggigi Mengenai Totalitasnya Menggeluti Musik

Pasha bercerita saat itu ia kuliah diploma jurusan Bahasa Inggris. Pada semester tiga Pasha keluar dari kampus dan lebih memilih bermain musik.

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNI'AM
Pasha Ungu seusai talkshow Bincang Tribun Lombok bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Nusa Tenggara Barat di Senggigi, Jumat (23/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Musisi ternama Pasha Ungu berbagi cerita di Senggigi Lombok mengenai totaltasnya menggeluti dunia musik hingga sekarang.

"Saya sampai ninggalin kuliah saya waktu itu, karena saya merasa kuliah ini ganggu musik saya, bukan musik yang ganggu kuliah saya," cerita Pasha dalam talkshow Bincang Tribun Lombok bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Nusa Tenggara Barat di Senggigi, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Sasak, Minta Musisi Lokal Totalitas dalam Berkarya

Pasha bercerita saat itu ia kuliah diploma jurusan Bahasa Inggris. Pada semester tiga Pasha keluar dari kampus dan lebih memilih bermain musik dengan bandnya.

Itu dilakukan sebagai bentuk totalitasnya pada musik. Pasha menyampaikan keputusan itulah yang mengantarkan dia sampai pada titik ini sekarang.

"Totalitaltas, kerja keras saja tidak cukup, artinya dari bangun sampai tidur yang kita kerjain ya musik, saya dulu seperti itu," tambahnya.

Sampai saat ini Pasha dan bandnya terus berkarya, dan karya mereka mudah diterima masyarakat Indonesia.

Baru-baru ini Ungu mengeluarkan album baru yang berjudul Ungu. Satu singlenya berjudul Dasar Hati menjadi lagu favorit masa kini.

Pasha mengungkapkan, lagu Dasar Hati terinspirasi dari masyarakat kini yang cenderung menikmati pesan lagu yang melow.

"Pesannya ini tentang konflik percintaan, pendengar kalau yang terlalu datar itu nggak terlalu menyimak," ucap Pasha.

"Dasar Hati ini hadir untuk untuk menyampaikan pesan bahwa rasa cinta yang tidak terespon dengan baik itu suatu hal yang sangat menyakitkan," tambahnya.

Pasha sempat menyanyikan reff lagu Dasar Hati dengan suaranya yang khas dan menyentuh.

Pasha mengatakan, meskipun Ungu sudah mencapai titik kejayaan sebagai musisi, akan tetapi mereka tidak akan pernah berhenti berkarya.

"Saya sebagai musisi tidak pernah berhenti, karena alat ukurannya adalah sejauh mana kita mampu menjaga produktivitas karya-karya kita dan membuktikan eksistensi Ungu dalam industri musik Indonesia ini tetap terjaga," demikian Pasha.(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved