RSUD Provinsi NTB Terus Berupaya Naik Kelas Menjadi Tipe A

sejumlah langkah tengah dipersiapkan seperti layanan unggulan saat ini onkologi terpadu yang meliputi; Bedah Jantung, Stroke, PCC, dan NTB Med’X.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Wahyu Widiyantoro
DOK. RSUD PROVINSI NTB
Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra atau yang karib disapa Dokter Jack. sejumlah langkah tengah dipersiapkan seperti layanan unggulan saat ini onkologi terpadu yang meliputi; Bedah Jantung, Stroke, PCC, dan NTB Med’X sebagai langkah RSUD Provinsi NTB menuju RS tipe A. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berikhtiar dan menargetkan diri untuk naik kelas menjadi RS tipe A Pendidikan.

Oleh karenanya, peningkatan kualitas dan fasilitas rumah sakit, penambahan gedung pelayanan, hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan.

Rumah sakit kelas A merupakan rumah sakit rujukan tertinggi (top referral hospital) atau rumah sakit pusat.

Rumah sakit kelas A juga mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas oleh pemerintah.

Baca juga: Direktur RSUD Provinsi NTB dan Tim Melakukan Kunjungan Studi Tiru ke RSCM Jakarta

Untuk meningkatkan status sebagai rumah sakit kelas A, sejumlah langkah tengah dipersiapkan seperti layanan unggulan saat ini onkologi terpadu yang meliputi; Bedah Jantung, Stroke, PCC, dan NTB Med’X.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra atau yang karib disapa Dokter Jack ini pada Kamis (23/9/2022).

Untuk memenuhi target naik kelas menjadi Rumah Sakit Tipe A Direktur RSUD Provinsi NTB juga menambah beberapa fasilitas untuk memenuhi target RSUD Provinsi NTB naik menjadi RS kelas A, dengan memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan layanan di RSUD Provinsi NTB

“Saat ini kami sudah mempunyai IGD terpadu berjumlah 8 lantai dan lantai 9 dikhususkan untuk helikopter, IGD terpadu bukan hanya untuk dewasa, ada juga IGD anak-anak, IGD bayi, IGD orang melahirkan, IGD dengan kasus-kasus neurologi, dan kasus-kasus dupasquier, kemudian ada poli dan dilengkapi dengan sarana penunjang seperti, CT scan, Xray, kamar operasi, ICU dan semuanya lengkap,” ungkapnya.

Disamping itu dr. Jack juga mengatakan selain IGD terpadu RSUD Provinsi juga memiliki NTB Medical Exspet, karna memang rsud provinsi NTB yang memiliki sumber daya manusia yang mampu menangani event-event spot dunia.

Baca juga: RSUD NTB Bersiap Menuju Rumah Sakit Rujukan Kelas A

“Sumber daya manusia kita sudah mencukupi, dan mampu mampu menangani event-event spot dunia, sehingga nanti bisa memberikan kontribusi terkait dengan seluruh peralatan event nasional maupun yang internasional yang ada di Indonesia”. katanya

Pria yang akrab disapa dr Jack ini optimis, tahun ini dia bisa mencapai target menjadi rumah sakit kelas A Pendidikan.

Dengan demikain, ke depan warga NTB tidak perlu lagi harus dirujuk ke luar daerah. Selama ini, pasien RSUD NTB banyak yang harus dirujuk ke RSUD Sanglah, Bali yang sudah lama menjadi RS tipe A.

“Kalau sudah jadi rumah sakit kelas A tidak boleh merujuk, harus kita tangani di sini, karena dengan menjadi rumah sakit kelas A pendidikan, semua permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan lebih baik, dan kita tidak lagi merujuk, semua tertangani di RSUP gitu,” ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved