Modal Karung dan Obeng, Pencuri di Mataram Rugikan Korbannya hingga Ratusan Juta Rupiah

Tersangka inisial B (24), asal Monjok, Selaparang Baru, Kota Mataram, dirinya membawa barang hasil curiannya menggunakan sebuah karung.

TribunLombok/Jimmy Sucipto
Tersangka B (24) asal Monjok, Selaparang, Kota Mataram yang berhasil merugikan korbannya hingga ratusan juta Rupiah dengan modal karung dan obeng, saat konferensi pers di Mapolresta Mataram, Senin (19/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM
- Sebuah pencurian dan pemberatan (Curat) yang merugikan beberapa korban hingga ratusan juta Rupiah, tersangka menggunakan cara yang cukup unik.

Dalam pengakuan tersangka inisial B (24), asal Monjok, Selaparang Baru, Kota Mataram, dirinya membawa barang hasil curiannya menggunakan sebuah karung.

Bahkan, B mengaku membawa uang hasil curian uang tunai hingga Rp90 Juta maupun 90 unit ponsel di TKP yang berbeda menggunakan sebuah karung.

Hal tersebut ia akui saat konferensi pers di Gedung Wira Pratama, Mapolresta Mataram, Senin (19/9/2022).

Konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa bersama Kepala Satuan Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, menjelaskan bahwa B yang juga residivis pencurian motor, awalnya sudah buron selama dua bulan sebelum berhasil dibekuk.

Baca juga: Rancangan Jadwal Sementara MotoGP 2023: Sirkuit Mandalika Masuk Salah Satu Seri Pamungkas

Dengan berbagai laporan pencurian yang terjadi diberbagai tempat seperti toko ponsel hingga apotek.

Atas laporan tersebut, Tim Puma Polresta Mataram pun melakukan pencarian pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa pelaku diketahui keberadaannya di rumah B yang berlokasi di Monjok, Selaparang Baru, Kota Mataram.

Saat ditangkap oleh Tim Puma Polresta Mataram pada 9 September 2022 di rumahnya, B dilumpuhkan karena sempat melakukan perlawanan.

Baca juga: MGPA Ingin Magang di Sirkuit Sepang saat MotoGP Malaysia 2022, Belajar Penyelenggaraan Balapan

Selanjutnya Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa menjelaskan modus pencurian yang berhasil merugikan berbagai korbannya hingga ratusan juta Rupiah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved