Capres 2024

PDIP Berpeluang Besar Menangi Pemilu 2024 Tapi Berat Kalau Usung Puan Maharani sebagai Capres

Menurut pendiri SMRC Saiful Mujani, PDIP memang bisa mengajukan calon presiden (capres) sendiri tahun 2024.

Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Puan Maharani saat Rapat Koordinasi dan Pengarahan Pemenangan Pemilu 2024 dengan DPD dan DPC PDIP se-NTB di Kantor DPD PDIP NTB, Mataram, Sabtu (27/8/2022). 

"Puan itu enggak ke mana-mana. Di angka yang gap-nya terlalu jauh, 1 persen. Itu dari 0,5 jadi 1. Secara statistik itu enggak signifikan. Kalau dari 0,5 jadi 4 sih bisa. Itu ada kemajuan. Kalau 0,5 jadi 1 itu enggak pergi ke mana-mana," paparnya.

Bila melihat elektabilitas Puan yang anjlok, Saiful tidak melihat alasan kenapa PDIP harus mencalonkan Puan Maharani.

Menurut dia, jika PDIP memiliki target agar capres yang mereka usung harus menang menjadi Presiden, maka sangat berat kalau mencalonkan Puan.

"Kalau kondisinya seperti ini ya berat dong," ucap dia.

Selanjutnya, Saiful memaparkan sosok lain yang memiliki elektabilitas tinggi untuk menjadi capres ketimbang Puan.

Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Elektabilitas Anies saat Maret 2021 berada di angka 11,2 persen. Kemudian, pada Agustus 2022 meningkat menjadi 14,4 persen. Kemudian, Prabowo di Maret 2021 memiliki elektabilitas 20 persen. Namun, bulan lalu, menurun menjadi 16,7 persen.

Sementara itu, kata Saiful, elektabilitas Ganjar Pranowo justru melesat dari Maret 2021-Agustus 2022. Elektabilitas Ganjar meningkat dari 8,8 persen menjadi 25,5 persen.

"Oleh karena itu kita hadirkan Ganjar di sini. Pertama adalah Ganjar kader PDIP. Tidak semua parpol punya kader yang bagus secara elektoral. Anies pun bukan kader siapa-siapa. Dihitung oleh kita karena pengalaman selama ini, orang yang mendapat dukungan cukup banyak itu memberi alasan buat parpol merekrutnya," jelas Saiful.

Saiful menyebut, Anies yang elektabilitasnya naik 3 persen masih bisa dibilang meningkat. Namun, untuk Puan yang hanya meningkat 0,5 persen, secara statistik tidak bisa dibilang meningkat.

Dengan hasil survei itu, Saiful mengingatkan PDIP bahwa masih banyak stok capres lain selain Puan.

"Kalau Puan harus nyalon, itu target PDIP ingin punya Presiden kembali dari partainya itu menjadi mungkin tantangannya berat sekali," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Survei SMRC: PDI-P Berat Punya Presiden Lagi kalau Usung Puan Maharani

https://nasional.kompas.com/read/2022/09/16/05293011/survei-smrc-pdi-p-berat-punya-presiden-lagi-kalau-usung-puan-maharani.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved