Bayi Kembar Empat Asal Kaboro Lahir di RSUD Provinsi NTB, Berat Badan 1 Kilogram

RSUD Provinsi NTB berhasil menangani kelahiran bayi kembar empat melalui oprasi cesar

Istimewa
Tim medis saat operasi kelahiran bayi kembar empat asal Kaboro Bima di RSUD Provinsi NTB 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - RSUD Provinsi NTB berhasil menangani kelahiran bayi kembar empat melalui oprasi cesar, pada Rabu (7/9/2022) 08.30 WITA .

Kelahiran bayi kembar empat ini merupakan kasus langka dan kasus pertama yang ditangani oleh RSUD Provinsi NTB.

Kepala tim bedah operasi caesar RSUD Provinsi NTB dr. Agus Rusdhy H Hamid memaparkan bahwa persalinan bayi kembar empat ini adalah termasuk yang ekstrim.

Bukan tanpa alasan, keempat bayi tersebut lahir dengan berat badan (BB) sekitar 1.000 gram, sementara kelahiran BB bayi normalnya sekitar 2,5 kilogram.

"Kita sudah mempersiapkan tempat untuk bayi, empat bed inkubator, ventilator dan alat-alat sudah kita siapkan. Kita bantu stabilitasnya, kita berharap bayi-bayi ini stabil dan bisa tumbuh," tutur dr. Rusdhy.

Lanjut, Solikin selaku Humas RSUD Provinsi NTB menjelaskan keempat bayi saat ini sedang dalam perawatan intensif oleh tim NICU yang dikepalai oleh dr I Ketut Adi Wirawan spesialis anak konsultan.

Mengejar BB normal, Solikin menjelaskan berdasarkan pengalaman dan penanganan bayi prematur, membutuhkan sekitar 2 bulan untuk mencapai BB normal.

Baca juga: Sosok Muhdan, Guru Silat dan Chef Langganan Wali Kota Mataram yang Tewas Dianiaya ODGJ

"Kita berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama bayi bisa mengejar berat badan sampai normal," harap Solikin.

Sementara itu ayah bayi kembar, Umar menyampaikan rasa lega dan bahagianya atas kelahiran keempat bayi kembarnya.

Tidak lupa, Umar menyampaikan rasa terimakasih kepada tim medis RSUD Provinsi NTB karena penanganan yang begitu luar biasa sejak rujukan hingga proses persalinan.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Umar, sejak rujukan pihak rumah terus memantau keadaan Ibu dan janin, begitu pun proses persalinan sudah dipersiapkan dengan matang.

Keempat bayi ini merupakan putra dari pasangan yang berasal dari Kelurahan Kaboro, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima.

Umar dan istrinya sudah memiliki putra usia 10 tahun dan Puti usia tiga tahun, sehingga dapat dikatakan keempat bayi kembarnya ini adalah buah hatinya yang ketiga.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved