Berita Viral

Penganiayaan Santri Gontor: Dada Korban Ditendang, Autopsi Digelar Tertutup dan Respons Hotman Paris

Hotman Paris mengatakan bahwa polisi telah gelar autopsi jenazah santri Gontor yang diduga tewas akibat kekerasan. Korban disebut ditendang di dada.

Editor: Irsan Yamananda
Instasgram/ Hotman Paris
Soimah (kiri) dan Hotman Paris (kanan). Hotman Paris mengatakan bahwa polisi telah gelar autopsi jenazah santri Gontor yang diduga tewas akibat kekerasan. Korban disebut ditendang di dada. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Hotman Paris memberikan update terkini mengenai kasus yang menimpa putra Soimah, santri pondok pesantre Gontor yang tewas diduga karena aksi kekerasan.

Berdasarkan unggahan dari Hotman Paris, jenazah terduga korban akhirnya diautopsi oleh kepolisian.

Selain itu, beredar kabar juga yang menyebut sang santri Gontor sempat ditendang di bagian dada. Berikut rangkumannya.

Perjuangan Hotman Paris Buahkan Hasil

Melalui akun Instagram miliknya, Hotman Paris membagikan gambaran autopsi jenazah AM, santri Gontor korban dugaan kasus kekerasan.

"Autopsi Alm Santri di Gontor! Perjuangan Hotman 911 mulai membuahkan hasil! Penyidikan dimulai" tulis Hotman seperti dikutip pada Kamis (8/9/2022).

Autopsi Digelar Tertutup

Autopsi jenazah AM korban penganiayaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dilakukan Kamis (8/9/2022) secara tertutup.

Hal tersebut dilakukan ketika hujan mengguyur kota Palembang.

Seperti diketahui, korban dimakamkan di TPU Sei Selayur Jalan Mayor Zen Kecamatan Kalidoni Palembang.

Baca juga: Sebut Penahanan Ijazah Karyawan oleh Majikan Tak Manusiawi, Hotman Paris: Mengapa Menaker Diam Saja?

Proses otopsi jenazah AM dilakukan tertutup hanya disaksikan polisi dan keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, dirinya bersama beberapa anggota lain sampai di Palembang pada Rabu 7 September 2022.

"Sesampainya di Palembang kita langsung berkoordinasi dengan keluarga korban khususnya orang tua korban, ibu Soimah bersama pengacaranya Titis Rachmawati, " jelasnya seperti dikutip dari TribunSumsel.

Setelah dilakukan negosiasi, keluarga korban akhirnya menyetujui untuk dilakukan proses autopsi santri Gontor dengan membongkar makam AM.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved