Berita Bima

Gebrak Kantor DPRD Kabupaten Bima, EK-LMND Desak Presiden Jokowi Cabut Kenaikan Harga BBM

Puluhan mahasiswa di Bima menuntut Pemerintahan Jokowi mencabut kembali kebijakan kenaikan harga BBM

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ATINA
Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kota dan Kabupaten Bima menggelar aksi massa menolak kenaikan harga BBM, Senin 5(/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kota dan Kabupaten Bima menggebrak rumah rakyat di Bima.

Puluhan mahasiswa ini, menuntut Pemerintahan Jokowi mencabut kembali kebijakan harga BBM yang telah dinaikan pada Sabtu (3/9/2022).

Mahasiswa meminta anggota DPRD Kabupaten Bima, untuk bertemu langsung dan menggelar audiensi.

Dalam pernyataan sikapnya, EK-LMND menyatakan kenaikan harga BBM bisa memicu menurunnya daya beli masyarakat.

Baca juga: Kritik Pemerintah Soal Kenaikan Harga BBM, Fahri Hamzah: Rakyat Tolak Sampai Kiamat

Mereka yakin naiknya harga BBM pasti diikuti dengan naiknya harga bahan pokok yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta pemerintah membangun kilang-kilang minyak sendiri agar tidak bergantung kiriman dari negara lain.

"Kenapa harus impor, sedangkan kita sendiri punya peluang untuk membangun kilang-kilang minyak," ujar Koordinator Lapangan (Korlap), Wanda Ardiansyah.

Hal lain yang menjadi tuntutan EK-LMND, mendorong Polri mengungkap mafia-mafia minyak dan gas.

Dalam aksi ini, mahasiswa juga mengusung tuntutan yang berkaitan dengan pertanian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved