Rabu, 20 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Heboh, Suara Misterius Bilang 'Sayang' saat Komisi III DPR Bahas Kasus Ferdy Sambo

Suara misterius perempuan memanggil 'sayang' menghebohkan rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI, saat membahas kasus Irjen Ferdy Sambo, Rabu (24/8).

Tayang:
Editor: Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM - Suara misterius perempuan memanggil 'sayang' menghebohkan rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI, saat membahas kasus Irjen Ferdy Sambo, Rabu (24/8/2022).

Suara misterius bilang 'sayang' itu muncul di sela-sela interupsi yang dilontarkan anggota Komisi III DPR, Habiburokhman.

Mendengar suara misterius bilang 'sayang' itu membuat suasana rapat seketika menjadi heboh. Orang-orang yang berada di ruangan tersebut tertawa.

Agenda rapat tersebut masih membahas kasus pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo.

Dalam rapat kali ini, Komisi III DPRD RI memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Namun suara misterius panggilan 'sayang' terdengar saat pembacaan kesimpulan. Momen tersebut kini menjadi sorotan publik.

Baca juga: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Terungkap, Kapolri Sebut Masalah Kesusilaan di Magelang

Saat itu, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburohkman, sedang melontarkan interupsi terkait penyakit masyarakat yang harus diurus Polri.

"Jadi, terkait tema perbaikan yang diusung Kapori sendiri pasca kasus penembakan ini soal pekat, ya, penyakit masyarakat. Kapolri dalam pengarahannya yang kita ikuti juga, kan ada soal pekat. Tadi juga dibahas soal pekat. Maksud saya dibahas di sini...," ujar Habiburokhman.

Belum selesai interupsinya, tiba-tiba perkataan Habiburokhman tersela suara "sayang".

"Sayang," suara perempuan bernada manja.

Orang-orang yang ada di ruangan tersebut pun tertawa.

Habiburokhman seketika menjelaskan, "Itu bukan dari HP saya. Itu HP..." ujarnya.

Gelak tawa tersebut tak berlangsung lama karena keburu ditenangkan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.

"Tenang dulu, ini interupsi yang bikin ketawa, jadi mohon dimaafkan. Ini interupsi yang tiba-tiba, bikin hati berdebar-debar," ujarnya.

Ungkap Motif Penembakan Brigadir J

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved