Sabtu, 25 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Nasional

Ferdy Sambo ke Komnas HAM: Saya Salah, Saya Khilaf

Ketua Komnas Ham Ahmad Taufan membeberkan, Ferdy Sambo meminta maaf atas perbuatannya.

Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Istimewa/ TribunJambi Aryo Tondang
Ferdy Sambo ke Komnas HAM: Saya Salah, Saya Khilaf - Brigadir J bersama Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo (kiri) dan foto pemakaman Brigadir J di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi (kanan). Terungkap chat terakhir Brigadir J di WA grup keluarga. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Ketua Komnas Ham Ahmad Taufan buka suara soal interaksinya dengan Ferdy Sambo.

Taufan mengungkapkan, dirinya sempat melakukan pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (12/8/2022).

Ketua Komnas Ham Ahmad Taufan membeberkan, Ferdy Sambo meminta maaf atas perbuatannya.

Permintaan maaf itu bahkan disampaikannya berulangkali dalam pemeriksaan bersama Ketua Komnas HAM tersebut.

Baca juga: Heboh, Suara Misterius Bilang Sayang saat Komisi III DPR Bahas Kasus Ferdy Sambo

Ahmad Taufan saat itu ditemani oleh dua Komisioner Komnas HAM lain, yakni Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara, serta tiga orang staf.

Mereka melakukan pemeriksaan selama satu jam.

Selama rentang waktu itu, berulangkali Ferdy Sambo mengutarakan permintaan maafnya.

"Saya salah, saya khilaf. Emosi saya tidak bisa dikendalikan. Tidak sepantasnya saya seorang jenderal, tidak mampu menjaga emosi. Jadi saya salah. Saya siap diberi hukuman yang setimpal'," kata Taufan Damanik menirukan ucapan Ferdy Sambo.

Baca juga: Soal Ferdy Sambo Sempat Hubungi Anggota DPR, Mahfud MD: Agar Orang Percaya Skenarionya

Mendengar permintaan maaf itu, Taufan Damanik meresposnya dengan nada tinggi.

Reaksi itu spontan terjadi mengingat tindakan Ferdy Sambo yang tega membunuh ajudannya, Brigadir J.

"Dia nangis, (bilang) 'Saya salah, Pak. Saya akan berusaha memberikan kesaksian yang membuat Richard bisa bebas, atau kalau dihukum, (hukumannya) ringan," cerita Taufan.

Taufan mengaku bertambah murka lantaran Sambo pernah memanggil salah satu komisioner Komnas HAM, yaitu Choirul Anam pada Senin (11/7/2022).

Baca juga: Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri, Pengamat: Jika Diterima Kapolri, Dapat Uang Pensiun dari Negara

Pertemuan Ferdy Sambo dan Anam itu terjadi sebelum kasus Brigadir J mencuat ke publik.

Anam yang ditugaskannya menjadi liaision officer (LO) terkait kerja sama Komnas HAM dengan Polri sempat meminta izin untuk bertemu Sambo.
Taufan pun memberikannya izin karena memang Anam yang bertugas untuk itu.

"Dia kan saya kasih tugas untuk itu, maka dia pergi. Saya bilang dia paling disiplin ini. Misalnya mau pergi atau setelah pulangnya," kata Taufan.

Taufan lalu menyebutkan, Anam mengungkap pertemuannya dengan Sambo sehari kemudian.

"Terus besok pagi baru dijelaskan, 45 menit katanya (Ferdy Sambo) cuma nangis-nangis, seperti yang digambarkan Pak Mahfud MD (dalam RDP dengan Komisi III DPR RI) itu," kata Taufan.

"Ya dia (Sambo) bilang, 'Kenapa bukan saya yang bunuh'. Cuma begitu-begitu. Saya diceritain Anam baru besoknya (usai pertemuan Anam dan Sambo pada 11 Juli), karena malam itu saya nggak ngelihat ada yang serius. Jadi saat saya baca berita setelah saya main badminton, saya lihat, loh, saya panggil (Anam) besoknya," kata Taufan.

Mendengar cerita Anam itu, Taufan sudah menaruh curiga terhadap Ferdy Sambo.

"Apa kemarin pembicaraannya?' Dia (Anam) ceritakanlah. 'Wah bahaya ini kamu. Bahaya, Nam'. Justru dari awal saya jadi curiga gara-gara itu. Dengan pikir sebaliknya," cerita Taufan.

Taufan lantas mengungkit saat dirinya menemui Sambo di Mako Brimob. Saat itulah dia mengaku berang terhadap Sambo karena memanggil anak buahnya.
Ketika itu, mantan Kadiv Propam Polri itu dikatakan Taufan hanya minta maaf.

"Saya juga sudah tanya sama Sambo. 'Kamu apa-apaan kamu panggil si Anam?'. 'Minta maaf saya Pak, minta maaf saya Pak'," ujar Taufan menirukan perkataan Ferdy Sambo.

"Saya cuma satu saya tanya, 'Apa yang kamu lakukan sama si Anam? Kau jangan kurang ajar sama Komnas HAM'. Dia minta-minta maaf."

"Saya tanya, 'Kamu kasih uang nggak sama Anam? Dia bilang, 'Nggak'. Ya sudah kalau ada apa-apa nanti kau harus kasih kesaksian yang sama. Jangan nanti berubah. Saya gugat kau nanti kalau macam-macam'," cerita Taufan.

"Karena ini bagi saya dan Anam, kami nggak melanjut periode kedua. Ini pertaruhan nama baik kami. Kami bekerja 4 tahun lebih, jangan dicurangi begitu. Dibangun opini-opini kan," tandas Taufan.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Penyebab Taufan Damanik Bentak Ferdy Sambo: Kau Jangan Kurang Ajar! Sambo: Minta Maaf Saya Pak.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved