Dikbud NTB Sebut Swakelola Tipe 1 DAK 2022 untuk Optimalkan Pekerja dan UMKM Lokal

Swakelola tipe 1 mengacu pada Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Operasional DAK Fisik Bidang Pendidikan TA 2022

DOK. Dikbud NTB
Kepala Bidang SMK Dikbud NTB M. Khaerul Ikhwan 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi NTB dikelola menggunakan sistem Swakelola tipe 1.

Kepala Bidang SMK Dikbud NTB M. Khaerul Ikhwan mengatakan, hal tersebut disepakati mengacu pada Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Operasional DAK Fisik Bidang Pendidikan TA 2022.

Sistem swakelola tipe 1 ini lebih memperkuat keterlibatan pengusaha, pekerja, maupun UMKM lokal di NTB.

“Daripada sistem tender akan banyak mengundang pengusaha-pengusaha dari luar NTB yang akan masuk karena sistem tidak melarang itu,” jelas Ikhwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Ketua DPD Demokrat NTB Indra Jaya Usman Minta APH Usut Tuntas Kasus DAK Dikbud

Meskipun sistem swakelola tipe 1 ini baru pertama kali diterapkan di Indonesia, namun menurutnya jika sukses dalam memberdayakan UMKM lokal maka tidak tertutup kemungkinan keberkelanjutan untuk alokasi anggaran DAK akan terus meningkat.

“Swakelola ini juga sejalan dengan semangat NTB untuk memberdayakan UMKM lokal,” ujarnya.

Disebutkan juga dalam Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2022 bahwa dalam pengadaan barang/jasa harus memmberdayakan produk-produk lokal dalam negeri.

Hal ini menambah keyakinan Ikhwan bahwa sistem swakelola ini lebih sedikit mudharatnya dari pada sistem tender yang telah memberikan banyak pelajaran beberapa tahun belakangan.

“Calon supplier atau calon pekerja ini pertama harus melakukan pendaftaran sekaligus melampirkan pengalaman kerja, melampirkan tempat usaha, dan syarat-syarat lainnya setelah itu PPK akan melakukan perangkingan berdasarkan bobot siapa yang paling tinggi itu yang akan di tunjuk oleh PPK,” jelas Ikhwan.

Menurut dia, sistem swakelola ini terbuka kepada semua pengusaha lokal yang ingin ikut berpartisipasi sebagai calon supplier karena proses dan pengumumannya dilakukan secara online.

Baca juga: DAK Dikbud NTB 2022 Berpotensi Dibatalkan

"Terlebih Dikbud sudah mengarahkan agar pihak sekolah tidak boleh membatasi orang mau daftar,” tutup Ikhwan.

Ikhwan menyampaikan bahwa DAK Fisik Dikbud NTB ini direncanakan bisa terealisasi mulai Agustus 2022 ini.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved