NTB

Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri Minta Baznas Transparan Mengelola Dana Umat

FOTO PROKOPIM KABUPATEN BIMA
Pelantikan pengurus Baznas Kabupaten Bima periode 2022 - 2027 oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri melantik pengurus baru Badan Amal Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten Bima, Rabu (10/8/2022).

Bupati Indah meminta pengurus Baznas bekerja profesional dan transparan mengelola dana umat yang terkumpul.

Baca juga: Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Kota Bima Harus Segera Pindah

Baca juga: Partai Nasdem Memenangi Gugatan PAW dari Kadernya Sendiri di Kota Bima

"Baznas harus memiliki keterbukaan informasi terkait pengelolaan keuangan. Untuk apa, sejauh mana dan sasaran yang tercapai pada tiap tahunnya agar tidak menimbulkan fitnah dunia dan akhirat," kata bupati mengingatkan.

Selain mengingatkan pola kerja transparan, perempuan pertama di Bima yang menjabat bupati ini meminta kepada Baznas menyampaikan secara berkala jumlah pengumpulan zakat dari masing-masing wilayah.

"Kecamatan mana yang paling tinggi pencapaiannya, agar kecamatan lain juga memiliki semangat yang sama terpacu untuk bisa meningkatkan pengumpulan zakat pada setiap tahun," kata Indah Dhamayanti Putri.

Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri mengatakan, melalui tanggung jawab yang diamanahkan, pimpinan Baznas harus siap menjalankan tugas sebaik mungkin.

Apalagi Baznas merupakan lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab besar.

Mulai dari mengumpulkan, kemudian membagi zakat, sedekah dan infaq sesuai dengan amanah.

Karena itu, kata Indah Dhamayanti Putri, Baznas harus mampu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam.

Koordinasi ini penting dilakukan untuk mencari metode yang sebaiknya diterapkan dalam pengumpulan zakat.

"Para pengurus tidak hanya berharap dari zakat fitrah yang dikumpulkan setiap tahun, tetapi juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat kita akan pentingnya membayar zakat," tegas politisi partai berlambang beringin ini.

Tentu saja, tambah bupati, upaya menumbuhkan kesadaran ini membutuhkan sosialisasi secara berjenjang.

Inovasi juga perlu dilahirkan agar pola pelayanan, pendekatan dan pola pembayaran tidak lagi menunggu pengumpulan zakat dari desa dan kecamatan.

Akan tetapi bagaimana Baznas Kabupaten Bima, bisa membuka berbagai gerai yang memberi kemudahan bagi siapapun yang ingin membayarkan zakatnya dan bisa mendapatkan penjelasan terkait penyaluran zakat.

Ada lima pimpinan Baznas Kabupaten Bima masa bakti 2022-2027.

Mereka adalah H Zainuddin yang terpilih menjadi ketua, Wakil Ketua I H Hanafie M Saleh, Wakil Ketua II Sulaiman, Wakil Ketua III Abdul Munir dan Wakil Ketua IV H.M Taufik Rusdi. (*)

Berita lain dari Bima klik di sini