Amankan Aksi Massa di Depan DPRD NTB, Polresta Mataram Turunkan 456 Personel Gabungan

Aksi Demo yang di gelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan kantor DPRD Provinsi NTB, Rabu (10/8/2022).

Istimewa/Dok Humas Polresta Mataram
Pengamanan aksi masa di depan kantor DPRD Provinsi NTB oleh Polresta Mataram, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sebanyak 456 personel gabungan Polresta Mataram, Samapta dan Brimob Polda NTB diterjunkan untuk mengawal aksi Demo yang di gelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan kantor DPRD Provinsi NTB, Rabu (10/8/2022).

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa yang memimpin langsung pengamanan dan pengawalan aksi demo tersebut memberikan beberapa keterangan.

“Ini merupakan salah satu tugas pokok Polri di masing-masing daerah dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya saat aksi massa,” tutur Mustofa.

Mustofa membenarkan bahwa aksi masa mempunyai ruang dalam rangka menyampaikan aspirasi kelompok atau masyarakat.

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Lombok-Sumbawa Hari Ini 10-11 Agustus 2022, Pelabuhan Kayangan-Poto Tano

Akan tetapi, Mustofa dan pihak Kepolisian lainnya tetap melakukan pengawalan agar sedapat mungkin aksi berjalan lancar sesuai tata cara yang sudah diatur.

Sebelumnya Polresta Mataram telah melakukan apel kesiapan pengamanan dengan memberikan beberapa arahan terkait pengawalan dan pengamanan aksiz

Ia megaskan agar dalam menjalankan tugas pengamanan harus sesuai standar operasi.

Baca juga: Pemerintah Desa Bagik Payung Selatan Gelar Donor Darah, Kades: Bagian dari Ibadah

Serta tidak terpancing dengan isu-isu dan tindakan-tindakan dari peserta aksi, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami berpesan kepada seluruh anggota yang bertugas agar dalam menjalankan tugas ini diutamakan cara-cara yang humanis, tidak cepat terpancing baik dengan perkataan maupun aksi dari peserta demo," ucapnya.

Sampai akhir aksi masa, seluruh peserta tertib dan berlangsung dengan lancar. 

Usai mendengar tanggapan yang disampaikan Sekwan DPRD Provinsi NTB seluruh massa demo membubarkan diri dengan tertib.

Baca juga: Hingga Pertengahan Tahun, Realisasi PAD OPD di Pemerintahan Kota Bima Rendah

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved