Breaking News:

Pertamina Jatimbalinus

5.000 Lebih Kendaraan di Provinsi NTB Sudah Daftar Program Subsidi Tepat MyPertamina

Pertamina terus melanjutkan sosialisasi pendaftaran hingga impelementasi subsidi tepat nantinya diterapkan

DOK PERTAMINA
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pertamina terus melanjutkan sosialisasi pendaftaran hingga impelementasi subsidi tepat nantinya diterapkan. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Tingginya antusiasme masyarakat untut turut serta dalam pendaftaran subsidi tepat BBM di beberapa Kota dan Kabupaten yang dilakukan semenjak 1 Juli 2022 kemarin, membuat Pertamina terus melanjutkan sosialisasi pendaftaran hingga impelementasi subsidi tepat nantinya diterapkan.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, saat ini telah lebih dari 5.000 kendaraan mendaftar yang terdiri dari 4.000 kendaraan bahan bakar Pertalite dan 1.000 kendaraan bahan bakar Solar.

Hal ini diungkapkan oleh Section Head Communication & Relations Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya.

“Hingga tanggal 5 Agustus kemarin, di wilayah Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara telah terdaftar sebanyak lebih dari 75.000 kendaraan dimana 5.000 diantaranya berada di wilayah Nusa Tenggara Barat,” ujar Arya.

Baca juga: Pertamina Tambah Lokasi Pendaftaran Subsidi Tepat BBM di NTB, Masyarakat Agar Daftar Kendaraannya

Meskipun impelementasi belum dilakukan, namun Arya mengingatkan bahwa seluruh konsumen yang mengkonsumsi produk BBM solar subsidi dan pertalite sebaiknya melakukan pendaftaran kendaraannya.

“Bagi kendaraan yang tidak mengkonsumsi Pertalite dan Solar subsidi tentunya tidak perlu melakukan pendaftaran. Kami berterima kasih dan mengapresiasi konsumen yang telah membeli produk selain Pertalite dan solar subsidi karena kedua produk tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang memang layak disubsidi,” ungkar Arya.

Subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting, mengingat Pemerintah sendiri telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi di tahun 2022.

Dalam memastikan subsidi energi dapat disalurkan tepat sadaran, Pertamina Patra Niaga harus mematuhi regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020. Perpres No 191/2014 masih dalam proses revisi untuk penetapan pihak-pihak yang berhak mendapatkan subsidi.

Baca juga: Mengapa Beli Pertalite dan Solar Harus Pakai Aplikasi MyPertamina? Begini Alasan dari PT Pertamina

“Hal-hal yang terkait segmentasi pengguna, kuota, dan regulasi terkait penyaluran lain akan tertuang dalam regulasi tersebut yang pada saatnya akan diterapkan. Paralel, Pertamina Patra Niaga selaku yang ditugaskan juga berinisiatif, untuk memastikan penyaluran di lapangan ini bisa berjalan lebih tepat sasaran dengan memulai uji coba pendaftaran. Pendaftaran dapat melalui aplikasi MyPertamina, website pedulitepat.mypertamina.id dan daftar langsung di SPBU yang ditunjuk," lanjut Arya.

Pada tahap ini, pendaftaran fokus untuk melakukan pencocokan data antara yang didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen dan data kendaraan yang dimiliki.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved