DPRD KSB

Komisi II DPRD KSB Minta Pemda Evaluasi Penerapan Program Beras ASN

Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat minta Pemda KSB mengevaluasi penerapan program beras ASN. Dia ingin program itu tepat sasaran di tingkat petani

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Ketua Komisi II DPRD KSB Aherudin Sidik 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Galan Rezki Waskita 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menerapkan program bela beli untuk mengamankan harga gabah petani.

Program ini direalisasikan dengan cara pembelian beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Formula pembayaran dilakukan dengan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Bersama ini, Komisi II DPRD KSB meminta Pemda melalui dinas terkait tetap didilakukan pemantauan dan evaluasi.

Tindakan itu diminta terutama untuk mengetahui dampak atas serapan gabah petani yang menjadi tujuan awal.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD KSB Merliza Jawas Bicara soal Olahraga Paralayang di Sumbawa

Ketua Komisi II DPRD KSB Aherudin Sidik menyampaikan secara kelembagaan, pihaknya sangat mendukung program pemerintah daerah tersebut.

Namun harus dipastikan juga program itu mampu berdampak pada serapan gabah petani dan harga jual gabah sesuai dengan standar pemerintah.

"Kami dorong pemerintah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi awal terhadap program yang telah dilaksanakan itu,” ucap Aherudin, Kamis (28/7/2022).

Diingatkan Aher, sapaan akrab politisi muda PKP ini, Pemda KSB melalui dinas terkait saat ini sudah menggandeng beberapa pengusaha lokal sebagai mitra penyedia beras untuk dibeli oleh para ASN.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved