Berita Lombok Timur

Realisasi PAD Per Semester Lombok Timur di Tahun 2022 Alami Peningkatan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur sebesar Rp133,7 miliyar, yang jika dipersentasekan sebesar 36 persen.

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Lombok Timur, Azlan. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Memasuki semester pertama bulan Juli tahun 2022, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur sebesar Rp133,7 miliyar, yang jika dipersentasekan sebesar 36 persen.

Berpatok pada target PAD Lotim secara keseluruhan tahun 2022 yakni sebesar Rp440,7 Miliyar.

Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi PAD Persemester pertama mencapai Rp119,7 miliar, artinya terjadi penambahan sekitar Rp14 miliyar lebih untuk persentase tahun 2022 ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Lombok Timur, Azlan ketika dikonfirmasi TribunLombok.com (4/7/2022).

Baca juga: DPRD Kota Bima Terima LPJ Penggunaan APBD 2021, Tapi Berikan 4 Catatan

"Persemester pertama ada peningkatan PAD jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," jelasnya.

Lebih lanjut Azlan menyebut, kontribusi semua sektor sifatnya simultan, terutama peningkatan pada PAD dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ), yang diikuti oleh pajak hotel dan restoran, kemudian pada PBB juga ada peningkatan meskipun kecil, pada Badan Layanannya Umum Daerah (BLUD) turut mengalami peningkatan.

"PAD pada semua sektor sifatnya merata, hanya saja RSUD Soedjono Selong mengalami penurunan, akibat tidak adanya klaim yang dilakukan untuk penanganan COVID-19,"ujarnya.

Azlan menambahkan, realisasi PAD Lewat Dinas Perdagangan yang menjadi leading sector pengelolaan pasar terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu, pun demikian yang dikelola oleh Dinas Perhubungan yakni Pengujian Kendaraan Bermotor.

Baca juga: PAD Bergantung Pada Pariwisata, Lombok Utara Mulai Bangkit

"Realisasi PAD lewat pengelolaan Pasar dan Dinas Perhubungan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya," paparnya.

Masih kata Azlan, beberapa event internasional maupun nasional, yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat menjadi barometer utama peningkatan PAD lewat hotel dan restoran, karenanya dirinya berharap lewat penyelenggaraan MTQ XXIX dapat mendatangkan PAD bagi Kabupaten Lombok Timur.

"Mudah-mudahan MTQ XXIX dapat meningkatkan PAD Kabupaten Lombok Timur," cetusnya.

Lebih jauh dijelaskan Azlan, usai pelaksanaan MTQ pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap realisasi PAD, akan tetapi dari 10 Kabupaten Kota Lombok Timur memiliki rasio tertinggi untuk realisasi PAD per semester pertama.

"Usai MTQ akan dilakukan evaluasi, guna memaksimalkan PAD tahun 2022,"pungaksnya.

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved