Berita Sumbawa Barat

Bupati KSB Sebut 170 Hektare Lahan Smelter AMNT Sudah Clean dan Clear

Proyek smelter AMNT di KSB ini dimulai dengan pembangunan camp pekerja kemudian dilanjutkan fisik smelter pada Oktober 2022 mendatang

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Wahyu Widiyantoro
DOK. Prokopim KSB
Bupati KSB H. Musyafirin saat melepas 68 jemaah haji. Musyafirin menyebut aktivitas proyek smelter sudah mulai berproses. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) H. Musyafirin sebut aktivitas proyek smelter sudah mulai berproses.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan camp bagi pekerja dan logistik untuk menampung kurang lebih terdapat 1.200 pekerja.

Sementara, untuk pembangunan smelter-nya akan dimulai pada Oktober 2022.

Pernyataan ini disampaikan Musyafirin merespon keraguan atas berlangsungnya proyek tersebut.

Baca juga: Industri Smelter KSB Bakal Serap 3000 Pekerja, Puncaknya pada Maret Tahun Depan

"Saya ingatkan tanah di sana sudah clear and clean untuk 170 hektare," kata H. Musyafirin, (30/6/2022).

Informasi ini didapatnya dari kunjungan Direktur PT. Amman Mineral Industri.

Selanjutnya, ia menyampaikan niatan untuk membangun industri turunan.

Industri ini adalah bentuk industri di luar pertambangan namun memanfaatkan sisa-sisa tambang.

"Di situ ada limbah yang bisa dibuat pupuk, kabel dan lain-lain," jelas politisi PDIP ini.

Baca juga: DPRD KSB Harapkan Dana CSR PT AMNT Menjadi Pengungkit Ekonomi Masyarakat Sumbawa Barat

Kehadiran industri turunan ini sangat tergantung kepada masyarakat Pemerintah dan Masyarakat KSB yang diharapkan mau memfasilitasi lahan tambahan.

Musyafirin mempertegas industri turunan itu tidak dikelolah Amman Mineral Industri, melainkan perusahaan lain.

Nantinya, akan ada badan khusus yang mengurus pengelolaan industri turunan itu.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved