NTB

Industri Smelter KSB Bakal Serap 3000 Pekerja, Puncaknya pada Maret Tahun Depan

(https://pixabay.com/images/id-817185/)
Ilustrasi Smelter KSB (https://pixabay.com/images/id-817185/)  

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita. 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Industri Smelter di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dikabarkan akan serap 3000 pekerja. 

Dalam wacana ini, KSB mendapatkan jatah minimal 60 persen dari jumlah kuota yang ada. 

Ketentuan ini diatur berdasarkan Peraturan Bupati yang dibuat pada masa kepemimpinan Zulkifli Muhadli di KSB. 

Keterangan ini disampaikan Wakil Bupati KSB Fud Syaifuddin pada Tribunlombok.com, (29/3/2022). 

"Nah inilah yang terus kami dorong agar keberadaan smelter ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Sumbawa Barat," kata Syaifuddin. 

Baca juga: Jawab Tuntutan Masyarakat, Bupati Lombok Timur Percepat Pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Masbagik

Baca juga: Hari Kesatuan Gerak PKK ke 50, Ketua PKK Lombok Tengah: Lingkungan Keluarga Jadi Fokus Pemberdayaan

Baca juga: Jelang Peresmian, Nama Masjid Agung di Bima akan Diambil dari Nama Sultan Pendiri Masjid Istana 

Ia menjelaskan kalau perekrutan tersebut akan mencapai puncak di akhir Maret 2023.

Saat ini, perekrutan masih sebatas 100 orang saja. 

Pengerjaan yang sedang berlangsung adalah pembangunan basecamp. 

Kata Syaifuddin, awalnya banyak orang yang tidak percaya Industri smelter bisa didirikan di KSB. 

Namun atas perkembangan terutama perekrutan saat ini, Syaifuddin mengungkapkan kesyukurannya.

(*)