Keistimewaan Sumur Zamzam yang Tak Pernah Kering Selama Berabad-abad

Asal-usul sumur zamzam berkaitan dengan Nabi Ismail, yang merupakan putra dari Nabi Ibrahim, dan sang ibu Siti Hajar.

Editor: Dion DB Putra
shutterstock
Drum berisi air zamzam. 

TRIBUNLOMBOK.COM- Jemaah haji maupun umrah dari seluruh dunia lazimnya berkunjung ke sumur zamzam ketika berada di Tanah Suci.

Sumur zamzam merupakan sumber mata air yang lokasinya di area Masjidil Haram Mekkah.

Banyak keistimewa sumur zamzam baik secara historis maupun aliran airnya.

Baca juga: Ini Risiko Bagi Jemaah Haji yang Nekat Bawa Pulang Air Zamzam Menurut Aturan Baru GACA

Baca juga: Alasan Jemaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper Bagasi

Asal-usul sumur zamzam berkaitan dengan Nabi Ismail, yang merupakan putra dari Nabi Ibrahim, dan sang ibu Siti Hajar.

Berikut sejarah sumur zamzam dan sejumlah keistimewaannya.

Asal-usul Sumur Zamzam

Mengutip dari laman Nahdlatul Ulama, asal-usul sumur zamzam bermula saat Nabi Ibrahim dan istri Siti Hajar bersama bayi mereka Nabi Ismail, tiba di Mekkah.

Saat itu, Mekkah belum berpenghuni, hanya berupa pegunungan yang tandus. Nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk menuju Palestina.

Siti Hajar dan bayinya hanya berbekal air dan kurma di tengah padang tandus. Saat perbekalan menipis, Siti Hajar mulai mencari sumber air dan makanan lantaran Nabi Ismail mulai menangis.

Siti Hajar naik menuju Bukit Shafa, namun tak ada sesuatu pun di gurun yang tandus itu.

Dia menuju Bukit Marwah dengan harapan yang sama pula. Hasilnya pun nihil. Akhirnya, pada putaran ke tujuh tatkala turun dari Bukit Marwah, Siti Hajar mendengar suara aneh dari arah Nabi Ismail berada.

Ternyata suara itu merupakan mata air yang mengalir dari tanah di bawah kaki Nabi Ismail.

Melihat kejadian itu, Siti Hajar pun mendekatinya dan membuat gundukan di sekitarnya agar sumber air tidak mengalir ke mana-mana. Nah, mata air tersebut adalah sumur zamzam.

Melansir dari Arab News, nama sumur zamzam berasal dari frasa zome zome, yang berarti berhenti mengalir.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved