Berita Sumbawa Barat

APBD II 2022 Hanya Cukup untuk 9 RTLH, DPRD KSB Ajak Semua Pihak Tunjukkan Komitmen

9 unit ini terbagi menjadi 6 RTLH di KSB ini dengan kategori Peningkatan Kualitas (PK) dan 3 RTLH kategori Pembangunan Baru (PB)

TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Kondisi jembatan di Perumahan Apung, Labuan Lalar, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (26/4/2022). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II hanya mampu membantu 9 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II hanya mampu membantu 9 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Jumlah itu dipaparkan Ketua Komisi III DPRD KSB Sudarli kepada Tribunlombok.com, Senin, (20/6/2022).

9 unit ini terbagi menjadi 6 RTLH dengan kategori Peningkatan Kualitas (PK) dan 3 RTLH kategori Pembangunan Baru (PB).

Untuk itu Sudarli menyebut semua pihak perlu menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan persoalan ini.

Baca juga: DPRD KSB Harapkan Dana CSR PT AMNT Menjadi Pengungkit Ekonomi Masyarakat Sumbawa Barat

Pemerintah daerah didorong untuk mendapatkan program pusat tentang RTLH melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) KSB.

Meski demikian, Sudarli mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan pemerintah KSB sejauh ini.

Di samping itu, Ketua Komisi III DPRD KSB ini juga mengungkap tantangan di lapangan.

“Masyarajat belum memahami keswadayaan dan hanya mengharapkan bantuan, sehingga banyak yang sudah mendapatkan bantuan belum dapat meningkatkan kelayakan rumahnya,” jelas Sudarli.

Ia juga mendapati asumsi masyarakat yang menyebut jika telah dilakukan verifikasi maka wajib menerima bantuan.

Sementara, masyarakat itu sendiri telah diberitahukan mekanismenya.

Di sisi lain terdapat masyarakat yang sudah pernah menerima bantuan namun rumahnya masih Tidak Layak Huni masih tetap ngotot menginginkan bantuan.

Baca juga: DPRD KSB dorong Pemkab Susun Perda RTLH

Lebih jauh, berdasarkan database tahun 2021, jumlah RTLH di KSB mencapai 4319 unit.

Sebanyak 2,276 belum pernah mendapat bantuan perumahan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved