MXGP Samota 2022

Tari Nguri dan Sastra Tutur Sakeco Akan Menyambut Kehadiran Pembalap MXGP di Sumbawa

Tari Nguri yang menyambut para pembalap merupakan persembahan dari siswa siswi SMA Negeri 2 Sumbawa Besar.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Istana Dalam Loka Sumbawa. Para pembalap MXGP akan disambut di tempat ini. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Tari Nguri dan seni tradisional lainnya akan menyambut kehadiran para pembalap MXGP di Kabupaten Sumbawa pekan depan.

Tari Nguri merupakan persembahan dari siswa siswi SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Demikian penjelasan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Sumbawa Ardian Pranata, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Pacuan Kuda Akan Meriahkan MXGP Samota 2022 di Sumbawa

Baca juga: Sampah MXGP Samota Diperkirakan 35 Ton Per Hari, Dinas LHK NTB Siapkan Strategi Penanganan

Ardian adalah penanggungjawab kegiatan penyambutan tersebut.

"Final ceknya di sini di kantor bupati. Kalau sudah ada semua (undangannya), kita sambut pakai Tari Nguri," kata Ardian Pranata.

Mengutip wikipedia, nguri merupakan tarian yang dibawakan empat orang penari wanita.

Para penari mengenakan kostum tari berupa rok panjang yang disebut tope, baju panjang yang disebut baju atau among pene dan hiasan kepala yang disebut kasigar

Menurut Ardian, di lokasi yang sama akan ada kesenian sastra tutur Sakeco yang akan dibawakan pemain perempuan.

Setelah itu, lanjut dia, para pembalap dibawa ke Istana Dalam Loka Sumbawa. Di sana mereka akan disambut kesenian sastra tutur Sakeco lagi dari sanggar seni Cinde Bulaeng.

Selanjutnya, atraksi ngumang (mengembangkan puisi dengan penuh semangat memegang tongkat) juga akan turut mengisi acara penyambutan para rider.

Tidak lupa, atraksi bela diri Karaci akan turut meramaikan kegiatan penyambutan ini.

Dalam acara tersebut, kata Ardian, juga akan diisi dengan kata sambutan Bupati Sumbawa dan pihak Infront sebagai penyelenggara MXGP Samota 24-26 Juni 2022.

Pun ada penyampaian kesan-kesan dari para pembalap.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa.

Diakuinya ini merupakan konsep yang sudah pasti dan akan direalisasikan pada 24 Juni mendatang.(*)


Berita lain dari Sumbawa klik di sini

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved