MXGP Samota 2022

Gubernur Zul soal Penyelengaraan MXGP Samota: Banyak Hal Harus Diubah

Zulkieflimansyah, mengatakan banyaknya penonton yang datang dalam event Motor Cross Grand Prix (MXGP) Samota membuat banyak hal harus diubah

TRIBUNLOMBOK.COM/PATAYATULWAHIDAH
Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menghadiri kegiatan halal bi halal bersama dengan Ikatan Keluarga Samawa (IKS), Mataram, Minggu (22/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, mengatakan banyaknya penonton yang datang dalam event Motor Cross Grand Prix (MXGP) Samota membuat banyak hal harus diubah.

“Banyaknya orang yang datang itu memaksa kita untuk berubah,” ujar Bang Zul sapaan akrabnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan pengajian dan halal bi halal bersama dengan Ikatan Keluarga Samawa (IKS) di Mataram, Minggu (22/5/2022).

Zulkieflimansyah menambahkan dalam penyelenggaraan event MXGP Samota kru dan pembalap MXGP yang datang mencapai 500 orang.

Sementara hotel yang siap digunakan untuk menginap hanya berjumlah 200 kamar.

Baca juga: Gubernur NTB Janjikan Tiket Khusus MXGP Samota untuk Ikatan Keluarga Samawa

Politikus PKS itu juga menyinggung terkait kamar hotel dan rumah warga yang akan digunakan sebagai lokasi menginap penonton MXGP justru masih menggunakan toilet jongkok.

“Betapa banyaknya yang harus kita ubah,” jelasnya.

Lantas, Zulkieflimansyah menambahkan perubahan yang dilakukan sebagai bentuk langkah awal dari proses perjalanan panjang untuk bisa menyelenggarakan event Internasional.

“Perjalanan ribuan kilometer harus dimulai dengan langkah pertama,” jelasnya.

Baca juga: MXGP Samota 2022, KRI Makassar Akan Dimanfaatkan Jadi Kamar Tamu

Persoalan terkait masih kurangnya akomodasi penginapan bagi penonton MXGP Samota sehingga Zulkieflimansyah meminta kepada anggota IKS yang hadir agar dapat mengizinkan sanak keluarga yang ingin menonton MXGP agar menginap dapat di rumah mereka.

“Ini memang tantangan kita bersama,” jelasnya.

Selain pengajian dan halal bi halal dalam kesempatan itu Gubernur Zul juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberian hak pengelolaan lahan Makam kepada IKS Mataram yang terletak di Mapak Indah, Lingkungan Mapak, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved