Minggu, 19 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cerita Korban Kebakaran Selagalas: Tengah Malam Panas, Buka Mata Ruangan Ini Api Semua

Korban kebakaran yang terjadi di Selagalas, Kota Mataram, Hj. Hasiabtul Aini menceritakan histerisnya waktu ia ditimpa kebakaran

TribunLombok.com/Laelatunni'am
Hj. Hasiabtul Aini korban kebakaran sedang menceritakan kepada tim Tribun di mana ia ditimpa atap kayu waktu kebakaran beberapa waktu lalu, Kamis (19/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM- Korban kebakaran yang terjadi di Selagalas, Kota Mataram, Hj. Hasiabtul Aini menceritakan histerisnya waktu ia ditimpa kebakaran beberapa waktu lalu, Kamis (19/5/2022)

Sekitar pukul 03.00 Selasa (17/5/2022) ia terbangun dari tempat tidurnya karena merasa sangat gerah.

"Kok tumben panas gini, saat saya buka mata di atas saya ternyata sudah api semua," katanya.

Sontak dia berteriak dan langsung melihat keadaan ibunya Hj.Masitah yang sudah berumur dan sudah tidak mampu melarikan diri.

Baca juga: Satu Rumah di Selagalas Kota Mataram Kebakaran, Tiga Korban Mengalami Luka Bakar dan Patah Tulang

Kondisinya saat itu, tempat tidur Hj. Masitah sudah dalam keadaan terbakar sehingga badan bagian punggung, bokong, kepala dan kaki sudah terkena api.

Kemudian tak lama setelah berteriak, anak laki-laki dari Hj. Hasiabtul Aini masuk ke rumah untuk membopong neneknya keluar dari rumah.

Sementara Hj, Hasiabtul Aini saat melarikan diri ia ditimpa kayu atap rumah yang masih menyala.

Sehingga ia pun mengalami luka bakar pada bagian dada dan tangannya yang sampai saat ini masih melepuh.

Baca juga: KRONOLOGI Kebakaran Rumah Panggung di Utan Sumbawa

Anak laki-lakinya yang bernama Sulton (30) mengalami patah tulang tangan bagian kanan karena terjatuh saat mempopong neneknya keluar rumah.

Dalam keadaan sudah tidak berdaya ia terus meminta tolong dengan sekencang-kencangnya, kemudian warga mulai berdatangan dan menolong ketiganya untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Malam itu benar-benar sangat mengerikan," tuturnya.

Kini hanya Hj. Hasiabtul Aini yang dapat kembali dari rumah sakit, sementara Hj, Masitah dan Sulton masih dalam perawatan rumah sakit karena mengalami luka bakar serius.

Saat wawancara bersama tim Tribun ia berkeliling mengitari ruangan di mana ia tidur saat kebakaran.

Menunjukkan barang-barang berharganya yang satu pun tak dapat diselamatkan.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved