Persiapan Latsitarda, Sekda Lombok Timur Minta 4 Kecamatan Berikan Pelayanan Terbaik
Sekretaris Daerah M Juaini Taofik memimpin rapat koordinasi persiapan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Sekretaris Daerah M Juaini Taofik memimpin rapat koordinasi persiapan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022 di Lombok Timur, Selasa (10/5/2022).
Rapat tersebut melibatkan seluruh OPD dan sejumlah camat, di kantor Bupati Lombok Timur.
Dalam rapat tersebut Sekda Juaini menekankan, Latsitarda diikuti 233 peserta dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AUL), Akademi Kepolisian, dan IPDN.
"Kegiatan Latsitarda ini bertujuan memperkenalkan taruna dan mendidik agar mereka membaur dengan masyarakat," ujarnya, dalam rilis yang diterima TribunLombok.com.
Baca juga: Begini Strategi BPPD Lombok Timur Sambut Event Bergensi di NTB
Latsitarda dijadwalkan berlangsung 15 Mei hingga 14 Juni 2022 di Kabupaten Lombok Timur.
Kecamatan yang dipilih menjadi lokasi kegiatan yakni Kecamatan Sambelia, Pringgabaya, Masbagik dan Jerowaru.
"Untuk fasilitas dan akomodasi, kita sudah berkordinasi dengan masing masing camat. Mereka mengaku sudah mempersiapkan rumah untuk masing-masing peserta," tuturnya.
Seperti Pringgabaya sudah menyiapkan 15 unit rumah untuk menampung sebanyak 65 orang peserta.
Sementara di Kecamatan Jerowaru menyiapkan 25 unit rumah.
"Kita berikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah, karena para taruna bukan semata-mata bekerja melainkan berintegrasi dengan camat dan kepala desa yang mendampingi dan melatih mereka," jelasnya.
Kegiatan dalam program ini berupa kerja bakti di rumah-rumah ibadah dan gotong royong.
Pembangunan pompa hidran, pembukaan jalan, membuat saluran air menuju laut, dan pembangunan selokan.
Para taruna yang merupakan generasi penerus bangsa diharapkan dapat menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
"Kedatangan mereka di Lombok Timur merupakan proses belajar untuk membaur dengan masyarakat," ujarnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/junet.jpg)